Festival Bunga dan Buah Karo Bukan Cuma Meriah, Ekonomi Warga Ikut Bersemi
📅 Minggu, 02 Agu 2026, 18:55 WIB | Oleh: Tim PenulisKARO – Festival menjadi cara yang seru sekaligus efektif untuk mengenalkan potensi wisata suatu daerah. Saat ribuan pengunjung datang menikmati acara, mereka juga ikut mengenal kuliner khas, budaya lokal, hingga berbagai destinasi menarik di sekitarnya.
Dampaknya tidak hanya membuat nama daerah semakin dikenal, tetapi juga memberi peluang lebih besar bagi pelaku UMKM, perhotelan, dan sektor pariwisata untuk ikut tumbuh bersama.
Bupati Karo, Sumatera Utara, Antonius Ginting mengatakan Festival Bunga dan Buah (FBB) Kabupaten Karo yang digelar pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 sukses menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Festival yang berlangsung selama tiga itu sukses memperkuat promosi pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisatawan, transaksi UMKM, hingga promosi komoditas hortikultura unggulan Kabupaten Karo," katanya di Kabanjahe, Minggu.
Mengusung tema "The Eternal of Karo Paradise – Pesona Abadi Tanah Karo", festival menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari parade mobil hias, pameran hasil pertanian dan hortikultura, pertunjukan seni budaya, bisnis matching, hingga berbagai kegiatan pendukung yang menarik ribuan pengunjung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Antonius Ginting mengatakan keberhasilan penyelenggaraan Festival Bunga dan Buah 2026 merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, bukan semata-mata kerja pemerintah daerah.
"Keberhasilan penyelenggaraan acara ini bukanlah hasil kerja satu atau dua orang saja, melainkan buah dari gotong royong dan sinergi seluruh elemen masyarakat Karo," katanya.
Menurut Antonius, masuknya Festival Bunga dan Buah Karo dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Kabupaten Karo sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional.
Ia mengatakan penyelenggaraan festival tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata.
Selama kegiatan berlangsung, tingkat hunian hotel dan akomodasi meningkat, transaksi pelaku usaha bertambah, produk UMKM semakin dikenal, serta hasil pertanian dan hortikultura Karo memperoleh ruang promosi yang lebih luas.
Meski festival telah berakhir, Antonius mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat kolaborasi dalam mengembangkan sektor pariwisata dan pertanian.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, keindahan, dan keramahan daerah agar Kabupaten Karo tetap menjadi destinasi yang nyaman dan selalu dirindukan wisatawan.
"Tetap semangat dan sampai berjumpa kembali pada Festival Bunga dan Buah Tahun 2027," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!