Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peluang Besar di Eurasia, Mendag Minta Pengusaha Jangan Diam

📅 Senin, 15 Des 2025, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis

Upaya ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk mendorong perdagangan internasional yang nondiskriminatif, adil, dan berimbang, serta memperluas kemitraan dagang guna mendukung pertumbuhan ekspor dan perekonomian nasional.

"Mudah-mudahan pasar yang cukup bagus buat kedua negara bisa meningkatkan total trade kita, bisa meningkatkan kinerja ekspor masing-masing negara dengan cara yang lebih adil dan meningkatkan kemakmuran kedua negara," kata Mendag.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko B Witjaksono menjelaskan bahwa pada tahap awal, perjanjian FTA Indonesia-EAEU masih difokuskan pada perdagangan barang, sementara aspek lain seperti jasa, investasi, dan elemen kerja sama lainnya belum menjadi cakupan utama.

Meski demikian, pemerintah membuka peluang untuk memperluas kerja sama ke sektor lain di masa mendatang.

Fokus awal pada perdagangan barang dinilai tepat mengingat potensi pasar EAEU yang masih sangat besar, baik dari sisi nilai perdagangan maupun jumlah penduduk yang mendekati 200 juta jiwa.

Usai penandatanganan yang ditargetkan rampung pada Desember 2025, Djatmiko menyampaikan bahwa proses ratifikasi oleh masing-masing negara anggota diharapkan dapat segera diselesaikan.

Selanjutnya, implementasi perjanjian ditargetkan dapat dimulai paling lambat pada kuartal IV 2026 atau pada 2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh pelaku usaha Indonesia dan negara-negara EAEU.

"Itu kenapa EAEU ini penting menjadi salah satu capaian yang kita bisa tuntaskan di tahun 2025, bersama-sama dengan beberapa perjanjian lainnya," kata Djatmiko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
Pawai Khitong Jadi Magnet B...
Ekonomi
Kementerian UMKM Dorong Pro...
Daerah
Kadin Kota Jayapura Buka Pe...
Advertisement
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.