Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kata Dokter, Nyeri Dada Seperti Ditusuk Tanda Ada Robekan Dinding Aorta

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 15:59 WIB | Oleh:
Kata Dokter, Nyeri Dada Seperti Ditusuk Tanda Ada Robekan Dinding Aorta Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Dokter spesialis bedah toraks, kardiak & vaskular Siloam Hospitals dr. Dicky Aligheri Wartono sedang menjelaskan mengenai ciri aorta alami robekan kepada media dalam acara di Serpong, Rabu (20/5).

TANGERANG -- Dokter spesialis bedah toraks, kardiak dan vaskular Siloam Hospitals dr. Dicky Aligheri Wartono mengatakan nyeri dada seperti merasakan ditusuk-tusuk merupakan salah satu gejala adanya robekan pada dinding aorta dan bisa menyebabkan kematian secara cepat bila terlambat dalam penanganan.

Ia mengatakan penyakit aorta merupakan pembuluh darah arteri dan menjadi salah satu kondisi kardiovaskular paling berbahaya yang membutuhkan penanganan cepat dalam hitungan jam. Aortic dissection merupakan kondisi ketika lapisan dinding aorta robek dan darah masuk ke lapisan pembuluh darah.

"Pada fase akut, risiko kematian dapat meningkat sekitar satu hingga dua persen setiap jam dalam 24-48 jam pertama apabila tidak mendapatkan penanganan," kata dr. Dicky di Tangerang, Rabu.

Aorta merupakan pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Gangguan pada aorta seperti aneurisma aorta maupun diseksi aorta dapat berkembang tanpa gejala yang jelas hingga akhirnya menimbulkan kondisi yang mengancam jiwa.

Secara global, insidensi acute aorlic syndromes mencapai sekitar 4,8 per 100.000 orang per tahun, sementara beban penyakit aneurisma aorta di Indonesia juga terus meningkat.

Di Indonesia, katanya, dari 2.500 rumah sakit, hanya sekitar 120 hingga 150 rumah sakit yang memiliki layanan bedah jantung. Namun, untuk penanganan aorta kompleks, hanya sedikit rumah sakit yang memiliki kemampuan komprehensif dan pengalaman menangani kasus dengan tingkat kesulitan tinggi.

Dicky menekankan keberhasilan penanganan kasus aorta tidak hanya ditentukan oleh satu dokter atau satu prosedur, melainkan oleh kesiapan sistem pelayanan secara menyeluruh.

"Penanganan optimal membutuhkan koordinasi cepat antara Unit Gawat Darurat, radiologi, dokter bedah, anestesi, ICU, tim kardiologi hingga rehabilitasi dalam satu protokol yang terintegrasi," ujarnya.

Memasuki lebih dari 30 tahun pelayanan kesehatan di Indonesia, Siloam Hospitals Lippo Village telah memperkuat kapabilitas layanan kardiovaskular kompleks dengan pengalaman menangani lebih dari 40 ribu kasus kompleks secara multidisiplin.

Siloam Hospitals Lippo Village saat ini menjadi salah satu rumah sakit di Indonesia yang mengimplementasikan teknik Frozen Elephant Trunk (FET) yakni teknik bedah modem untuk menangani kasus aorta kompleks yang melibatkan area dada hingga perut. "Teknik ini menjadi salah satu standar emas terbaru dalam penanganan bedah aorta modern," ujarnya.

Selain teknik bedah terbuka dan FET, Siloam didukung oleh layanan Endovascular Aortic Repair (EVAR/TEVAR), ICU kardiovaskular khusus pascaoperasi, CT Scan kardiovaskular 24 jam, serta tim multidisiplin terintegrasi yang terdiri dari spesialis bedah, kardiologi, anestesi, radiologi, dan intensive care.

Melalui penguatan layanan Aortic & Advanced Cardiovascular Center, Siloam Hospitals Lippo Village berharap dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan penanganan aorta kompleks berstandar tinggi di Indonesia.

"Ini juga sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat pada penyakit kardiovaskular yang mengancam jiwa," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.