Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peluang Besar di Eurasia, Mendag Minta Pengusaha Jangan Diam

📅 Senin, 15 Des 2025, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peluang Besar di Eurasia, Mendag Minta Pengusaha Jangan Diam Doc: ANTARA FOTO/ M RISYAL HIDAYAT
Ket. Ilustrasi-Pekerja melakukan bongkar muat peti kemas di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

JAKARTA – Perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia penting untuk memperluas akses pasar ekspor sekaligus mendiversifikasi mitra dagang di tengah ketidakpastian global.

Skema ini membuka peluang peningkatan nilai tambah produk nasional, memperkuat daya saing industri, dan mengurangi ketergantungan pada pasar tradisional.

Bagi Indonesia, kemitraan dengan kawasan Eurasia juga berfungsi sebagai jembatan strategis menuju pasar Eropa Timur dan Asia Tengah, sehingga mendukung ketahanan perdagangan dan pertumbuhan ekonomi jangka menengah.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengharapkan kesepakatan Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement/ I-EAEU FTA) dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha.

Penandatanganan kesepakatan perdagangan ini ditargetkan diselenggarakan saat ajang EAEU Summit, St Petersburg, Rusia, pada 20-21 Desember 2025.

"Sekarang yang paling penting adalah bagaimana ketika perjanjian dagang ini sudah selesai, perjanjian ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya," kata Budi dalam acara Strategic Forum Perdagangan Internasional: Indonesia-EAEU FTA di Jakarta, Senin (15/12).

Mendag menekankan pentingnya implementasi perjanjian dagang secara efektif agar akses pasar yang telah dibuka dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha.

Tanpa kesiapan pelaku usaha dan dukungan kemitraan bisnis, ia mengingatkan bahwa perjanjian dagang berpotensi tidak memberikan manfaat maksimal.

Oleh sebab itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong pembentukan wadah komunikasi dan kemitraan bisnis antara Indonesia dan negara-negara EAEU.

"Kalau kita tidak mempunyai partner, kita tidak mempunyai mitra dagang, maka EAEU FTA tidak akan berjalan dengan baik, jadi nanti sekadar dokumen yang ditandatangani. Tetapi, yang penting adalah implementasinya," kata dia.

Seiring dengan semakin terbukanya akses pasar Indonesia ke EAEU dan sebaliknya, peluang tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk dapat meningkatkan total perdagangan Indonesia dengan kawasan tersebut.

Mendag mencatat perdagangan Indonesia-EAEU terus menunjukkan tren positif. Pada 2024, nilai ekspor Indonesia ke EAEU mencapai 1,9 miliar dolar AS dengan total perdagangan sebesar 4,5 miliar dolar AS.

Dalam lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan total perdagangan Indonesia-EAEU mencapai 21,45 persen. Capaian ini, ujar Mendag, mencerminkan perkembangan positif perdagangan antara Indonesia dengan negara-negara EAEU.

Mendag memandang penyelesaian FTA Indonesia-EAEU merupakan peluang untuk membuka akses ke pasar EAEU yang besar dan menargetkan peningkatan total perdagangan hingga dua kali lipat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Harga Cabai Rawit Rp100.800/Kg, Telur Ayam Rp28.400/Kg

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp100.800...
Olahraga
Hasil Liga Italia: Tuan Rum...
Megapolitan
2 Bulan Buron, Polisi Ciduk...
Nasional
Soal Rencana Penyaluran Ban...

Berikut Harga BBM di SPBU Per 19 Oktober 2026

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Berikut Harga BBM di SPBU P...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.