Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Junta Myanmar Akui Serang Rumah Sakit

📅 Senin, 15 Des 2025, 02:11 WIB | Oleh:
Junta Myanmar Akui Serang Rumah Sakit Doc: AFP
Ket. Serangan Udara l Sebuah kendaraan yang berada di dekat rumah sakit di Kota Mrauk U di Negara Bagian Rakhine bagian barat, hancur akibat serangan udara junta militer Myanmar pada Kamis (11/12). Serangan udara itu menewaskan 34 orang, termasuk pasien dan staf medis.

BANGKOK – Junta militer yang berkuasa di Myanmar pada Sabtu (13/12) mengakui adanya serangan udara terhadap sebuah rumah sakit di Negara Bagian Rakhine bagian barat, yang menurut seorang petugas penyelamat setempat dan laporan media menewaskan lebih dari 30 orang, termasuk pasien, petugas medis, dan anak-anak.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh surat kabar milik negara, Global New Light of Myanmar, kantor humas militer mengatakan bahwa kelompok-kelompok bersenjata, termasuk kelompok bersenjata etnis Tentara Arakan dan milisi prodemokrasi yang dibentuk setelah peng­­ambilalihan kekuasaan oleh militer pada tahun 2021, Pasukan Pertahanan Rakyat, telah menggunakan rumah sakit tersebut sebagai basis mereka.

“Militer pada Rabu (10/12) lalu telah melakukan langkah-langkah keamanan yang diperlukan dan melancarkan operasi kontraterorisme terhadap gedung-gedung rumah sakit. Mereka yang tewas atau terluka adalah anggota bersenjata dari kelompok oposisi dan pendukung mereka, bukan warga sipil,” ungkap kantor humas militer.

Seorang pejabat senior layanan penyelamatan di Rakhi­ne mengatakan pada Kamis (11/12) lalu bahwa 34 orang, termasuk pasien dan staf medis, tewas dan sekitar 80 lainnya luka-luka ketika sebuah jet tempur tentara menjatuhkan dua bom di rumah sakit umum di Kota Mrauk-U, sebuah wilayah yang di­kendalikan oleh Tentara Arakan. Dia mengatakan bahwa ba­ngunan rumah sakit itu hancur akibat bom pada Rabu malam.

Mrauk-U, yang terletak 530 km barat laut Yangon, kota terbesar di negara itu, direbut oleh Tentara Arakan pada Februari 2024. Tentara Arakan adalah sayap militer terlatih dan bersenjata lengkap dari gerakan etnis minoritas Rak­hine, yang berupaya memperoleh otonomi dari pemerintah pusat Myanmar. SB/CNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Daerah
Penyekatan Diperkuat Agar K...
Nasional
Panglima TNI Hadiri Pelanti...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.