Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Penyekatan Diperkuat Agar Kebakaran Gunung Bromo Tak Masuk Pemukiman Warga

28 Selasa, 15 Sep 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Penyekatan Diperkuat Agar Kebakaran Gunung Bromo Tak Masuk Pemukiman Warga Penyekatan Diperkuat Agar Kebakaran Gunung Bromo Tak Masuk Pemukiman Warga Doc: Istimewa
Ket. BPBD Lumajang perkuat penyekatan agar api tidak mendekati pemukiman Petugas melakukan penyekatan api di lokasi yang dapat dijangkau agar titik api tidak meluas ke permukiman warga di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Senin (14/9)

LUMAJANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang memperkuat penyekatan agar titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Bromo, tepatnya di Blok Jantur, Desa Argosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur tidak mendekati pemukiman warga.

"Api yang masih menyala di kawasan hutan Blok Jantur, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, menjadi perhatian, karena berada sekitar 3 kilometer dari pemukiman warga," kata Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho di Lumajang, Senin (14/9).

Dikutip dari Antara, untuk mencegah api bergerak mendekati rumah dan lahan pertanian masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui BPBD bersama petugas gabungan memperkuat pemantauan dan melakukan penyekatan di sejumlah titik yang dapat dijangkau melalui jalur darat.

Kebakaran di Blok Jantur terpantau sejak Minggu (13/09) malam hingga Senin masih belum bisa dipadamkan, sehingga penanganan difokuskan pada pengendalian api dan pembuatan sekat bakar untuk membatasi pergerakannya, sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan penanganan secara lebih aman.

"Jarak api dengan pemukiman menjadi salah satu hal yang terus diwaspadai petugas. Api saat ini masih menyala. Kalau diperkirakan, jaraknya ke pemukiman sekitar 3 km. Itu yang diwaspadai agar jangan sampai api merembet ke pemukiman atau lahan pertanian warga,” tuturnya.

Berdasarkan pemantauan BPBD Lumajang, sekitar 2 hektare kawasan hutan di Blok Jantur terdampak kebakaran, sehingga petugas gabungan terus berada di lapangan untuk memantau arah pergerakan api sekaligus membatasi penyebarannya.

Upaya tersebut penting untuk mengurangi potensi dampak kebakaran terhadap warga, terutama karena kawasan yang perlu dilindungi bukan hanya permukiman, tetapi juga lahan pertanian yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat.

Namun, penanganan di lapangan menghadapi kondisi medan yang tidak mudah. Kawasan Blok Jantur berada di wilayah pegunungan dengan medan curam, sehingga akses petugas menuju titik api menjadi terbatas.

“Untuk melakukan pemadaman secara manual cukup berat. Karena itu, kami melakukan penyekatan yang bisa ditempuh melalui darat. Petugas juga kami minta untuk tetap berhati-hati dengan memprioritaskan keselamatannya saat penanganan karhutla,” katanya.

Pembuatan sekat bakar dilakukan untuk memperlambat pergerakan api, sehingga penyebarannya dapat dibatasi. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi penanganan ketika pemadaman secara langsung sulit dilakukan akibat kondisi medan.

Selain penyekatan, pemantauan dilakukan secara berkala untuk melihat perkembangan kondisi di sekitar lokasi. BPBD Lumajang juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait agar perkembangan api dapat diketahui dan penanganan di lapangan dapat disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi petugas.

Bagi masyarakat sekitar, langkah tersebut diarahkan untuk memberikan perlindungan sedini mungkin dari potensi meluasnya kebakaran. Jarak sekitar tiga kilometer dari pemukiman menjadi alasan penting bagi petugas untuk tidak hanya mengejar pemadaman, tetapi juga memastikan api tidak bergerak menuju kawasan yang memiliki aktivitas warga.

"Kesiapsiagaan juga menjadi perhatian selama proses penanganan. Dengan medan yang curam dan akses yang terbatas, petugas diminta tetap mengutamakan keselamatan saat melakukan penyekatan maupun pemantauan," ujarnya.

Melalui penguatan penyekatan, pemantauan, dan koordinasi antarpihak, Pemerintah Kabupaten Lumajang berupaya mengendalikan kebakaran di Blok Jantur sekaligus mencegah potensi dampaknya meluas ke wilayah yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Rentan Terkoreksi - 28 Oktober 2026

1.5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Rentan Terkoreksi - ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Indonesia Akan Bangun Fasilitas Penyimpanan Minyak Mentah untuk Impor Langsung

Indonesia Akan Bangun Fasilitas Penyimpanan Minyak Mentah untuk Impor Langsung

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.