Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UPTD Malaria Center Mimika Catat Temuan Positif Malaria Mencapai 116.606 Kasus

📅 Senin, 14 Sep 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
UPTD Malaria Center Mimika Catat Temuan Positif Malaria Mencapai 116.606 Kasus Doc: Antara
Ket. Kepala UPTD Malaria Center Mimika Imelda Ohoiledjaan.

Timika - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Malaria Center Mimika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah mencatat temuan positif malaria di wilayah itu sejak Januari hingga 14 September 2026 mencapai 116.606 kasus.

Kepala UPTD Malaria Center Mimika Imelda Ohoiledjaan di Timika, Senin, mengatakan jumlah kasus positif tersebut didapatkan dari 998.836 orang yang diperiksa sejak Januari 2026.

"Saya sangat yakin sekali saat ini mungkin sudah sampai satu juta testing, mungkin karena kesibukan teman-teman sehingga belum diinput ke aplikasi Elektronik Sistem Informasi Surveilans Malaria (e-SISMAL). Saya optimistis di akhir tahun kami bisa mendapatkan lebih dari satu juta testing," ujarnya.

Ia mengatakan, Kelurahan Pasar Sentral Timika di Distrik Mimika Baru menjadi wilayah dengan kasus malaria tertinggi dengan 12.025 kasus positif, diikuti Wania di Distrik Wania dengan 11.922 kasus positif malaria.

"Paling rendah di Kampung Ayuka 416 kasus. Kampung Ayuka itu secara administrasi berada di Distrik Mimika Timur Jauh, tetapi letak kampungnya lebih dekat dengan Distrik Mimika Timur yang masih ada di wilayah pinggiran Kota Timika," ujarnya.

Kementerian Kesehatan melalui peta jalan eliminasi malaria sejak 2024 memberikan target kepada Pemerintah Mimika hingga 2028 melakukan pemeriksaan malaria sebanyak 2.075.723. Kabupaten Mimika sendiri menargetkan eliminasi malaria pada 2030.

"Mimika diberikan target dua juta testing karena berdasarkan estimasi dari Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) masih ada 200 ribu kasus malaria di Mimika. Dengan dua juta testing maka kita akan dapat 200 ribu kasus. Pada 2025, ada 1,3 juta testing dan ditemukan 190 ribu kasus positif malaria. Bayangkan kalau dua juta testing bisa jadi estimasi WHO benar 200 ribu kasus positif," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa upaya eliminasi malaria membutuhkan dukungan dan partisipasi dari seluruh masyarakat di wilayah itu.

Masyarakat diajak agar mendukung setiap program eliminasi malaria yang dilakukan oleh pemerintah di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Jelarang, Satwa Langka Terlihat di Kabel Listrik

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Jelarang, Satwa Langka Terl...

Pembangunan Bendungan Jenelata

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pembangunan Bendungan Jenelata
Nasional
Perkuat Penjangkauan SR dan...
Daerah
Percepatan Pemulihan Irigas...
Olahraga
Gagal Finis di GP Bahrain, ...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.