Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penanganan Karhutla di Taman Nasional Berbak dan Sembilang Terkendala Akses

📅 Senin, 14 Sep 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penanganan Karhutla di Taman Nasional Berbak dan Sembilang Terkendala Akses Doc: Antara
Ket. Masyarakat sekitar kawasan TN Berbak tengah menempuh perjalan menuju titik api di dalam taman nasional dengan memanfaatkan sungai alam.

Tanjab Timur, Jambi - Kepala Taman Nasional (TN) Berbak dan Sembilang Yunaidi menyebut penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dalam kawasan tersebut terkendala akses, akibatnya petugas hingga kini sulit menjangkau titik api.

"Saya habis memantau di Labuhan Pering, petugas tidak bisa masuk, hanya ada dua akses, terdekat 15 kilometer masuk ke dalam, kondisi air sungai kering, petugas tidak bisa masuk," kata dia di Jambi, Senin.

Ia menjelaskan, dari tiga wilayah pintu masuk yang dipetakan, hanya dua titik yang bisa ditempuh.

Pertama, dari Desa Labuhan Pering dan Sungai Benuh, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dengan jarak tempuh sekitar 15 hingga 20 kilometer.

Sementara itu, opsi kedua, pemadaman darat melalui kawasan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi dipastikan tidak bisa dipilih, mengingat kondisi medan yang tidak memungkinkan.

Menurut dia, opsi yang paling rasional menuju titik kebakaran hanya bisa ditempuh melalui akses sungai alam dari hilir menuju ke hulu, lalu dilanjutkan melalui jalur darat di dalam kawasan TN Berbak.

Ia menambahkan, hembusan angin dari utara ke selatan atau dari wilayah Sumsel menuju Jambi membuat situasi semakin memburuk.

Akibatnya, kawasan hutan di sektor TN Berbak mulai ikut terbakar, hasil rembesan dari sisi TN Sembilang.

Dirinya menegaskan sejauh ini upaya pemadaman melalui udara (waterbombing) masih terus dilakukan satuan Satgas Karhutla Provinsi Jambi. Termasuk pemadam jalur darat yang tengah diupayakan oleh tim gabungan.

"Tadi lihat di satelit ada tiga titik api, kita terus berupaya ya, waterbombing juga ada, di dalam kawasan," sebut dia.

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan, saat ini masih terdapat sebaran titik api, salah satunya di kawasan Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS) di sisi Desa Tanah Pilih, Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin (Sumsel).

Hingga kini petugas terus mengupayakan pemadaman darat dan udara, dengan mengerahkan empat unit helikopter waterbombing untuk memadamkan titik api yang sulit dijangkau dari darat.

"Hasil pemantauan terkini, terdeteksi sebanyak 134 titik panas (hotspot) dengan empat titik api (fire spot) utama yang menjadi fokus pemadaman tim satgas," kata Al Haris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Nasional
KPK Sita Uang Ratusan Milia...
Olahraga
Lamine Yamal Sebut Mbappe S...

Bromo Ditutup, Danau Kawah Ranu Regulo Jadi Pelipur Lara Wisatawan

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Bromo Ditutup, Danau Kawah ...
Daerah
Penyekatan Diperkuat Agar K...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.