Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Duh! OJK Ungkap 42 Multifinance Catat NPF di Atas 5 Persen

📅 Senin, 14 Sep 2026, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Duh! OJK Ungkap 42 Multifinance Catat NPF di Atas 5 Persen Doc: ANTARA/ HO-Ist
Ket. Otoritas Jasa Keuangan.

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ada 42 perusahaan pembiayaan atau multifinance yang memiliki rasio non-performing financing (NPF) bruto di atas 5 persen per Juli 2026, meningkat dari bulan sebelumnya yang sebanyak 38 perusahaan.

Sementara itu, rasio NPF neto di atas 5 persen tercatat pada empat perusahaan pembiayaan per Juli 2026, tidak berubah dari posisi Juni 2026.

“Pergerakan NPF antara lain dipengaruhi oleh kemampuan bayar debitur,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman dalam jawaban tertulis di Jakarta, Senin (14/9).

Berdasarkan wilayahnya, Agusman mengatakan tiga wilayah dengan rasio NPF bruto tertinggi tercatat di Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Kepahiang.

“Perusahaan pembiayaan terus didorong untuk memperkuat manajemen risiko dan analisis kelayakan pembiayaan agar pertumbuhan industri tetap sehat dan berkelanjutan,” kata Agusman.

Untuk diketahui, rasio NPF bruto industri perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 3,03 persen dan NPF neto sebesar 0,81 persen per Juli 2026. Gearing ratio perusahaan pembiayaan sebesar 2,10 kali pada periode tersebut dan berada di bawah batas maksimum sebesar 10 kali.

Pada Juli 2026, piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 2,01 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp513,05 triliun, didukung meningkatnya pembiayaan modal kerja sebesar 6,32 persen (yoy).

Sementara pembiayaan investasi oleh industri multifinance pada Juli 2026 terkontraksi 4,27 persen (yoy) menjadi Rp169,02 triliun. Menurut OJK, segmen ini masih memiliki ruang pertumbuhan, didukung antara lain prospek investasi nasional dan pertumbuhan sektor produktif ke depan.

Khusus syariah, OJK mencatat piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan syariah pada Juli 2026 tumbuh 8,84 persen (yoy) menjadi Rp32,06 triliun, yang didominasi oleh pembiayaan jual beli dengan akad murabahah sebesar 63,32 persen atau dengan nominal Rp20,18 triliun.

Agusman mengatakan, peluang pertumbuhan pembiayaan syariah hingga akhir 2026 juga masih terbuka seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk pembiayaan syariah.

Dalam rangka penegakan ketentuan, OJK sebelumnya juga mencatat bahwa saat ini terdapat sembilan dari 144 perusahaan pembiayaan yang belum memenuhi ketentuan kewajiban modal inti minimum Rp100 miliar.

Menurut OJK, seluruh perusahaan pembiayaan tersebut telah menyampaikan action plan kepada OJK yang memuat langkah langkah pemenuhan permodalan minimum, antara lain melalui penambahan modal disetor oleh pemegang saham eksisting, mencari investor strategis, dan/atau upaya merger.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Daerah
Putusan MA Bikin Geger, Bup...
Nasional
Pemisahan Pemilu Momentum P...
Daerah
Komite Eksekutif Papua Kawa...
Luar Negeri
Korsel: Korut Luncurkan Mis...

Kaum Migran Myanmar Kembali ke Tanah Air

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Kaum Migran Myanmar Kembali...
Luar Negeri
Zelenskyy: Russia akan Ting...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.