Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manajer Kickboxing Indonesia Diintimidasi dan Dideportasi WAKO Konfederasi Asia dari Ajang SEA Games 2025 

📅 Minggu, 14 Des 2025, 18:07 WIB | Oleh:
Manajer Kickboxing Indonesia Diintimidasi dan Dideportasi WAKO Konfederasi Asia dari Ajang SEA Games 2025  Doc: istimewa
Ket. Manajer Tim Kickboxing Indonesia Rosi Nurasjati (memakai training warna merah) dicegat dan hendak ditangkap oleh aparat kepolisian Thailand di ajang SEA Games 2025

THAILAND - Manajer Kickboxing Indonesia Rosi Nurasjati diduga mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan di ajang SEA Games 2025 Thailand. 

Rosi Nurasjati yang mengemban penugasan resmi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI sebagai Manajer Kickboxing Indonesia di SEA Games 2025 diduga diperlakukan seperti seorang kriminal oleh WAKO Konfederasi Asia (Konfederasi Kickboxing Asia) dengan tuduhan melanggar aturan karena berada di lokasi sekitar venue di Hotel Lasantel Suvarnabhumi, Thailand. 

Atas dasar itu WAKO Konfederasi Asia 'mendeportasi' Rosi Nurasjati. Rosi dipaksa membuat pernyataan tertulis yang ditandatangani untuk segera meninggalkan Bangkok sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. 

Mirisnya kejadian yang menimpa Rosi juga melibatkan kepolisian Thailand. Rosi bahkan hendak ditangkap paksa dan dibawa ke kantor polisi setempat. Paspornya juga mau diambil paksa.

Alasan kepolisian setempat hendak menangkap dan mengambil paspor karena berdasarkan rekaman CCTV  Rosi kerap berada di sekitar venue kickboxing di Hotel Lasantel. 

"Saya diperlakukan seperti penjahat. Ada belasan polisi bersenjata lengkap membawa anjing pelacak dan mobil patroli hendak menyergap saya dan membawa ke kantor polisi setempat," tutur Rosi Nurasjati menceritakan kejadian yang menimpanya, saat dihubungi Minggu (14/12/2025). 

"Paspor saya juga mau diambil oleh personel kepolisian yang datang ke lokasi," imbuhnya. 

Kejadian saat Rosi diinterogasi dan hendak ditangkap oleh kepolisian Thailand sontak menarik perhatian dan menjadi tontonan warga setempat dan orang-orang yang ada di sekitar lokasi. 

Beruntung ada seorang saksi mata yang juga warga negara Indonesia yang mengingatkan personel kepolisian setempat untuk tidak mengambil paspor Rosi karena dia bukan pelaku tindak kejahatan. 

"Saya bilang ke mereka (polisi Thailand) bahwa mereka tidak punya hak dan otoritas untuk menangkap dan mengambil paspor Bu Rosi. Karena dia bukan pelaku kriminal. Apalagi para polisi itu tidak membawa surat tugas," ungkapnya. 

Berkat peringatan saksi aparat kepolisian setempat akhirnya tidak jadi menangkap dan mengambil paspor Rosi Nurasjati. 

Saksi mata yang enggan disebutkan namanya ini kemudian melaporkan peristiwa yang menimpa Rosi Nurasjati kepada Menteri Hukum RI, Dubes RI di Thailand dan mantan Dubes RI di Thailand yang kini menjabat sebagai Dubes RI di Mesir. 

"Oleh mereka kita disarankan untuk melaporkan kejadian ini kepada Pimpinan Kontingen Indonesia di SEA Games 2025," ujarnya. 

Ancam Diskualifikasi Atlet Kickboxing Indonesia 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.