Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Manajer Kickboxing Indonesia Diintimidasi dan Dideportasi WAKO Konfederasi Asia dari Ajang SEA Games 2025 

📅 Minggu, 14 Des 2025, 18:07 WIB | Oleh:

Rosi menuturkan peristiwa yang dialaminya terjadi pada Sabtu (13/12/2025) sekitar pukul 19.00 lewat di sekitar Hotel Lasantel Suvarnabhumi, Thailand. Rosi yang datang ke lokasi untuk mengantar keperluan yang diminta para atlet Kickboxing Indonesia (vitamin dan buah) tiba-tiba dicegat dan hendak disergap oleh belasan aparat kepolisian setempat. Setelah bersitegang dengan aparat kepolisian setempat tak lama kemudian datang Presiden dan Sekjen WAKO Konfederasi Asia ke lokasi kejadian. 

Tak hanya dikriminalisasi oleh petugas kepolisian setempat, Rosi juga dipaksa oleh WAKO Konfederasi Asia untuk membuat pernyataan tertulis yang ditandatangani yang berbunyi harus meninggalkan Kota Bangkok paling lambat hari ini, Minggu (14/12/2025) dengan waktu yang telah ditentukan. Jika Rosi menolak membuat pernyataan tertulis WAKO Konfederasi Asia mengancam akan mendiskualifikasi para atlet Kickboxing Indonesia dari ajang SEA Games 2025 yang telah memasuki babak perempat final. 

Pelatih Kickboxing Indonesia Sadarmawati Icen Simbolon juga terkena imbasnya. ID Card nya dan paspornya juga hendak diambil paksa oleh WAKO Konfederasi Asia. Padahal ID Card itu sangat penting bagi Icen untuk bisa mendampingi para atlet bertanding. 

ID Card Icen baru akan dikembalikan oleh WAKO Konfederasi Asia jika Rosi Nurasjati bersedia menandatangi surat pernyataan untuk segera meninggalkan Bangkok. 

"Iya akan dikembalikan jika saya mengikuti deportasinya dari Presiden Wako Konfederasi Asia," ujar Rosi Nurasjati saat dihubungi, Minggu (14/12/2025). 

"Saya tersandera. Kalau engga balik ke Jakarta maka Icen tidak bisa lagi mendampingi atlet," imbuhnya.

Menurut Rosi yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) perlakuan tidak menyenangkan yang dialaminya di ajang SEA Games 2025 diduga kuat lantaran tuduhan-tuduhan tak berdasar yang dilontarkan WAKO Konfederasi Asia kepadanya. Antara lain Rosi dituduh melanggar aturan lantaran beberapa kali melakukan protes atas hasil pertandingan kickboxing internasional yang diikuti atlet Indonesia. Salah satunya di ajang SEA Games 2023 di Kamboja. Kemudian Rosi dituduh tidak menunaikan pembayaran iuran ke WAKO Konfederasi Asia.

Itu sebabnya WAKO Konfederasi Asia berupaya melarang keterlibatan Rosi Nurasjati di ajang SEA Games 2025. Padahal sebagai Manajer Kickboxing Indonesia di SEA Games 2025 Rosi Nurasjati diakui secara resmi oleh Kemenpora RI melalui Ketua Tim Verifikasi Kemenpora Prof Yunyun Yundiana. 

Bahkan sebelum berangkat ke Thailand Prof Yunyun Yundiana mengirimkan tiga arahan penting pada 26 November 2025 kepada Rosi Nurasjati. Diantaranya menegaskan tidak ada perubahan komposisi pelatih Kickboxing Indonesia di SEA Games 2025 dan meminta kondusifitas Kickboxing Indonesia dapat dikendalikan secara baik dan mendukung terhadap tercapainya target medali emas di SEA Games 2025. 

Rosi Nurasjati mengaku akan melaporkan secara langsung perlakuan tidak menyenangkan yang dialaminya di ajang SEA Games 2025 ke Kedubes RI untuk Thailand pada hari ini, Minggu (14/12/2025). 

Belum diketahui apa tindakan dan sikap PP KBI, Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC) dan Kemenpora RI terkait perlakuan tidak menyenangkan yang dialami Rosi Nurasjati sebagai Manajer dan Sadarmawati Icen Simbolon sebagai Pelatih Tim Kickboxing SEA Games 2025 Indonesia.

"NOC dari awal juga ga peduli. Bahkan saya sudah mengirimkan tembusan tentang permasalahan saya ke NOC. Karena sudah saya prediksi akan muncul persoalan saat di SEA Games 2025," pungkas Rosi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.