Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih 'Blank Spot'

5 Minggu, 23 Agu 2026, 19:22 WIB | Oleh:
Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih 'Blank Spot' Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih 'Blank Spot' Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar
Ket. Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, pada Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Senter KIM), di Pasangkayu.

MAMUJU, SULAWESI BARAT - Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) Suraidah Suhardi menyampaikan sebanyak 30,25 persen desa di Sulbar masih tergolong "blank spot" atau lemah sinyal, dan sebanyak 38,67 persen fasilitas layanan publik belum memiliki koneksi internet.

"Data ini membuktikan persoalan konektivitas erat kaitannya dengan kemampuan negara dalam menghadirkan pelayanan publik yang merata hingga ke pelosok daerah," kata Suraidah, pada pelaksanaan Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Senter KIM), di Pasangkayu, Minggu (23/8).

Suraidah menekankan di era saat ini, internet bukan lagi sekedar kemewahan, melainkan infrastruktur kehidupan yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai kesempatan, mulai dari pendidikan, pertanian, UMKM hingga pemerintahan.

"Oleh karena itu, persoalan jaringan tidak boleh lagi dipandang sebatas masalah ketersediaan sinyal, melainkan isu keadilan pembangunan," ujar Suraidah.

Oleh karena itu, Pemprov Sulbar kata Suraidah, terus mendorong agar persoalan infrastruktur jaringan mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

"Salah satunya melalui kerja sama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital (BAKTI) Komdigi. Ini terus kita dorong bagaimana persoalan blank spot di daerah dapat kita atasi secara bertahap," jelasnya.

Namun, Suraidah mengingatkan derasnya arus informasi juga membawa tantangan baru seperti maraknya hoaks.

Ia mendorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) agar tidak sekedar menjadi penyebar informasi, tetapi harus naik kelas menjadi penggerak literasi digital yang mampu menjembatani hubungan antara pemerintah, masyarakat, desa, hingga dunia usaha.

"Tugas bersama saat ini bukan hanya memastikan warga mendapatkan sinyal, tetapi menjamin masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk maju. Konektivitas digital diharapkan betul-betul terhubung dengan pelayanan publik, akses pasar, pengetahuan dan peluang kesejahteraan," kata Suraidah.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik (Kominfopers) Kabupaten Pasangkayu Zulfikar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program Senter KIM di Pasangkayu.

"Program edukasi digital ini untuk membekali masyarakat di tingkat akar rumput agar mampu beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi," kata Zulfikar.

Ia menegaskan pesatnya arus digitalisasi adalah hal yang tidak dapat dihindari, melainkan harus diadaptasi dengan bijak.

"Melalui program ini, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) diharapkan mampu mengambil peran penting sebagai motor penggerak literasi digital di tengah warga," ujarnya..

Guna memaksimalkan peran tersebut, Zulfikar menekankan pentingnya pembekalan teknis bagi para anggota komunitas, khususnya dalam hal pembuatan konten kreatif agar penyampaian informasi program pemerintah dapat terkemas lebih menarik dan tepat sasaran. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Diisukan Jadi Cawapres Gant...
Rona
Ini Daftar Lengkap Pemenang...
Megapolitan
BMKG: Jakarta Diperkirakan ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.