Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPR: BUMN Diminta Siap Bersaing di Sektor Swasta

📅 Jumat, 12 Des 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
DPR: BUMN Diminta Siap Bersaing di Sektor Swasta Doc: antara
Ket. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan nasional tidak boleh hanya bergantung pada sektor swasta

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan nasional tidak boleh hanya bergantung pada sektor swasta, sehingga peran BUMN perlu diperkuat dan diperluas. 

Penegasan ini ia sampaikan saat menanggapi rencana investasi besar PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang didukung PT Danantara Asset Management (Persero), termasuk rencana hilirisasi sejumlah komoditas pangan.

Menurut dia, kehadiran BUMN sangat dibutuhkan agar sektor pangan tidak sepenuhnya dikuasai oleh swasta.

“BUMN sangat harus punya peran. Jangan semua didominasi oleh swasta,” ujar Adisatrya dikutip dari laman resmi DPR RI, Kamis (11/12).

Ia menjelaskan bahwa rencana investasi sekitar Rp20 triliun yang disampaikan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) perlu dihitung dengan cermat, mengingat sektor seperti peternakan ayam dan komoditas pangan lainnya sudah lama dikuasai pelaku swasta yang memiliki pengalaman mendalam.

“Selama ini bidang ini sangat dikuasai oleh swasta. Mereka sudah sangat memahami industrinya, jaringan distribusinya luar biasa, dan proses produksinya sangat efisien,” jelas Adisatrya.

Lebih lanjut, Adisatrya mengingatkan bahwa BUMN harus berhati-hati ketika memasuki sektor yang kompetisinya tinggi. Menurut dia, keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi, tetapi juga efisiensi, kualitas produk, dan keterjangkauan harga.

“Jangan sampai BUMN masuk ke bidang yang sudah sangat didominasi swasta tapi tidak bisa bersaing. Produk harus berkualitas, efisien, dan harganya terjangkau oleh masyarakat,” tegas dia.

Meski demikian, Komisi VI tetap mendukung langkah pemerintah melalui BUMN untuk memperkuat ketahanan pangan, asalkan dilakukan dengan perhitungan matang. “Kami mendukung segala upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan. Tapi usaha bisnis harus cermat, dihitung benar, dan BUMN harus mampu bersaing,” imbuh Adisatrya.

Kemudian, ia juga menekankan bahwa sektor pangan merupakan komoditas berbasis mekanisme pasar, sehingga BUMN tidak bisa hanya mengandalkan dukungan pemerintah. “Kalau di lapangannya BUMN tidak perform, masyarakat pasti tetap pilih swasta. Kita ingin risikonya terbagi, tidak didominasi satu pihak,” kata dia.

Adisatrya berharap BUMN yang memiliki kapasitas besar dapat masuk ke sektor-sektor pangan strategis untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.