Permainan Rose/Febi Menjanjikan, Mesti Terus Ditempa
📅 Kamis, 05 Feb 2026, 15:01 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Meski tidak juara di Indonesia Masters maupun Thailand Masters, permainan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum semakin menjanjikan. Bahkan mereka sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 saat Indonesia menghadapi Jepang pada laga kedua Grup X Kejuaraan Beregu Asia 2026 (BATC 2026) di Qingdao Conson Gymnasium, Kamis.
Rachel/Febi menyumbangkan poin bagi Indonesia setelah menang dramatis atas pasangan Jepang Arisa Igarashi/Chiharu Shida melalui pertarungan tiga gim 21-12, 18-21, 23-21. “Puji Tuhan senang banget bisa menyumbang poin dan tanpa cedera apa pun. Tadi pertama kami coba buat tenang tapi tidak boleh santai, tetap fokus dan tidak mau kalah,” Rachel dalam keterangan PP PBSI setelah laga.
Pada laga tersebut, Rachel/Febi tampil dominan pada gim pertama. Mereka mengendalikan permainan sejak awal dan menutup interval dengan keunggulan 11-5 sebelum memastikan gim pembuka dengan skor 21-12.
Gim kedua berjalan lebih ketat. Igarashi/Shida meningkatkan tekanan dan unggul hingga interval 11-3. Rachel/Febi sempat bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 16-16, namun gim kedua akhirnya menjadi milik pasangan Jepang dengan skor 21-18.
“Di gim kedua setelah tertinggal jauh kami bisa mengejar sampai menyamakan kedudukan tapi setelah itu malah buru-buru mau matiin jadi malah banyak mati sendiri,” kata Febi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Persaingan sengit tersaji pada gim penentuan. Kedua pasangan saling berbagi angka hingga interval 11-10 untuk keunggulan pasangan Jepang. Rachel/Febi mampu menjaga fokus pada poin-poin krusial dan menutup gim ketiga dengan kemenangan tipis 23-21.
“Sebetulnya di gim ketiga juga tidak menyangka bakal bisa menyusul dan bisa menang. Kami sudah tertinggal cukup jauh, cukup tertekan tapi kami coba buat mengikuti instruksi pelatih, coba tetap yakin dan percaya sama kemampuan individu maupun partner. Pelan-pealn, satu poin demi satu poin akhirnya bisa keluar dari tekanan,” ujar Rachel menambahkan.
Indonesia sebelumnya tertinggal setelah tunggal putri pertama Thalita Ramadhani Wiryawan kalah dari Riko Gunji dengan skor 14-21, 16-21. Pasangan ini tinggal terus ditempa agar permainannya semakin sejajar dengan bintang-bintang dunia lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!