Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Imbauan Kemensos untuk Masyarakat agar Waspada Cuaca Ekstrem

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 23:25 WIB | Oleh:
Imbauan Kemensos untuk Masyarakat agar Waspada Cuaca Ekstrem Doc: Antara
Ket. Petugas BPBD Kota Tangerang Selatan dan warga memotong batang pohon tumbang yang menutupi Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten Selasa (7/10/2025).

Jakarta - Kementerian Sosial mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah daerah di Indonesia dalam beberapa waktu ke depan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan atau berkendara di tengah hujan lebat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat ditemui di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa hujan deras disertai angin kencang dan petir berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan maupun bencana alam, sehingga masyarakat diimbau berhenti sementara dan mencari tempat aman jika kondisi cuaca tidak memungkinkan.

“Kita himbau masyarakat, terutama yang sedang di jalan saat hujan deras, untuk berhenti sejenak di tempat aman. Kita tidak tahu apa yang bisa terjadi, apalagi kalau disertai angin kencang,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya mengikuti informasi terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atau otoritas terkait seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Basarnas agar masyarakat dapat mengantisipasi perubahan cuaca ekstrem secara tepat waktu.

Selain imbauan keselamatan, Kementerian Sosial juga menyiapkan bantuan sosial darurat bagi warga terdampak bencana alam maupun bukan alam. Bantuan tersebut mencakup dukungan logistik, kebutuhan dasar, hingga layanan rehabilitasi sosial bagi kelompok rentan.

“Tentu bantuan sosial disiapkan, baik untuk bencana alam maupun bukan alam, juga berupa tim dan bantuan logistik. Kami menyalurkan banyak bantuan dalam rangka perlindungan sosial dan rehabilitasi sosial ketika terjadi bencana,” katanya.

Untuk itu, Saifullah juga menyerukan ajakan bagi masyarakat agar memperkuat solidaritas sosial dalam menghadapi potensi bencana di musim hujan dengan saling membantu, tetap tenang, dan memperhatikan keselamatan diri serta keluarga.

Hal tersebut sebagaimana imbauan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang melaporkan kewaspadaan potensi bencana selama masa peralihan musim dari musim kemarau ke penghujan.

BNPB meminta imbauan itu mendapat perhatian dari masyarakat menyusul dalam beberapa hari terakhir bencana hidrometeorologi basah seperti banjir tanah longsor, cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang mendominasi di sejumlah daerah, termasuk Provinsi Jawa Barat.

BNPB mengkonfirmasi Sukabumi, Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang dilanda banjir dan tanah longsor, Senin (27/10), tercatat sedikitnya jumlah korban terdampak ada 612 kepala keluarga atau 1.835 jiwa hingga kerusakan pada infrastruktur dan fasilitas publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.