Mewujudkan Ketahanan Pangan dengan Menanam Sayuran di Pekarangan
📅 Rabu, 10 Des 2025, 22:45 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Magelang - Warga Dusun Dreso, Desa Dawung, Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mewujudkan ketahanan pangan di setiap pekarangan dengan menanam sayuran di polybag.
Kepala Desa Dawung Hasyim As'ari di Magelang, Rabu, menyampaikan saat ini sedang merintis di Dusun Dreso untuk membagikan tanaman sayuran di dalam polybag kepada setiap warga.
"Setiap warga mendapat tanaman sayuran dalam polybag, setiap keluarga mendapat lima hingga 10 tanaman untuk dibudidayakan," katanya.
Ia mengatakan Desa Dawung mendapat Dana Desa Rp800 juta, sedangkan 20 persen atau sekitar Rp170 juta dari total alokasi itu untuk ketahanan pangan.
"Kemudian kita berkoordinasi dengan pemuda Dusun Dreso ini yang kebetulan petani-petani yang cukup tangguh, karena kalau kondisi geografis di Desa Dawung ini 30 persen ada jalur irigasi dan 70 persen merupakan lahan tadah hujan, jadi setahun cuma bisa ditanami padi sekali," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Inisiator Ketahanan Pangan Desa Dawung Ari Darmawan menyampaikan anggaran 20 persen dari Dana Desa itu untuk ketahanan pangan.
"Ketahanan pangan sekaligus tempat untuk wisata, selain membagikan polybag ke warga, kami juga membuat para-para di sepanjang jalan sekitar 170 meter untuk merambat berbagai tanaman sayuran," katanya.
Ia mengatakan tanaman yang dipelihara di polybag atau di pinggir jalan tersebut bisa dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih untuk disalurkan atau dijual ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saat ini sudah kita siapkan 2.500 polybag untuk tanaman sayuran seperti tomat, sawi, cabai, kangkung, kacang panjang, mentimun dan lainnya kita siapkan untuk mendukung ke SPPG," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!