Termasuk Jakarta! BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Indonesia Seminggu Kedepan, Awas Potensi Bencana!
📅 Selasa, 12 Agu 2025, 07:55 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Freepik
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan serius, Indonesia tengah bersiap menghadapi peningkatan curah hujan signifikan sejak awal Agustus 2025.
Fenomena ini bukan sekadar hujan biasa, BMKG menyebutnya sebagai kombinasi faktor langka yang bisa memicu cuaca ekstrem di banyak wilayah.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan hujan deras yang mengguyur beberapa daerah, termasuk Jakarta.
Hujan deras ini dipicu sederet faktor atmosfer, seperti Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer, pengaruh tidak langsung bibit siklon tropis 90S dan 96W, sirkulasi siklonik, hingga perlambatan dan pertemuan angin di sekitar Indonesia.
Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menambahkan Indeks Dipole Mode yang kini bernilai negatif ikut memperkuat aliran massa udara dari Samudra Hindia menuju Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kombinasi semua faktor ini memicu pertumbuhan awan hujan masif yang rawan menimbulkan hujan lebat, kilat, dan angin kencang.
Puncak Cuaca Ekstrem
BMKG memprediksi periode 11–13 Agustus 2025 sebagai masa paling rawan, yang mana hujan sedang hingga lebat berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski intensitas diperkirakan menurun pada 14–16 Agustus, hujan deras masih mengintai Bengkulu, Kalimantan Timur, dan Papua Pegunungan.
Angin kencang pun diprediksi menghantam Aceh, Banten, Jawa Barat, Bali, Maluku, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan, yang berpotensi memicu gelombang laut tinggi.
Dampak Nyata di Lapangan
Cuaca ini diperkirakan mengganggu aktivitas pertanian, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatra Selatan.
Petani diimbau menghindari lahan rendah rawan genangan dan memperkuat saluran irigasi.
Sebaliknya, wilayah NTB dan NTT yang lebih kering bisa memanfaatkan momen ini untuk pengeringan hasil panen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!