Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

10,8 Juta Rumah Tangga Berpeluang Dapat Internet Murah pada 2030, Bagaimana Caranya?

📅 Senin, 26 Jan 2026, 20:21 WIB | Oleh:
10,8 Juta Rumah Tangga Berpeluang Dapat Internet Murah pada 2030, Bagaimana Caranya? Doc: ANTARA/FENY SELLY
Ket. Sejumlah anak bermain komputer di balai internet Desa Sungsang, Banyuasin, Sumsel. Fasilitas komputer dan jaringan internet milik Kemenkominfo itu telah terpasang selama dua tahun dan sangat membantu warga sekitar untuk kebutuhan informasi dan telekomunikasi.

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan komitmen memperluas layanan internet cepat dan berkualitas dengan harga terjangkau yang ditargetkan dapat dinikmati oleh 10,8 juta rumah tangga pada 2030.

Meutya mengatakan layanan internet murah menggunakan teknologi Akses Nirkabel Pitalebar (Broadband Wireless Access/BWA) pada pita frekuensi radio 1,4 GHz saat ini siap beroperasi secara bertahap.

"Untuk internet murah yang berkualitas dengan 1,4 GHz untuk 2025 proses persiapan dan saat ini sudah siap dioperasikan secara bertahap dengan komitmen melayani 10,8 juta rumah di tahun 2030," kata Meutya dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat pada Senin (26/1).

Sedangkan untuk tahun 2026, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan sebanyak 1,99 juta rumah tangga akan menerima manfaat layanan internet murah.

Dalam rapat tersebut, Meutya juga memaparkan layanan jaringan 4G sudah menjangkau 98,95 persen populasi penduduk Indonesia. Sedangkan layanan jaringan 5G telah menjangkau 6,33 persen luas pemukiman di Indonesia.

Kemkomdigi menargetkan jangkauan jaringan 5G diperluas hingga mencakup 8,5 persen luas pemukiman. Upaya tersebut akan dilakukan dengan menggelar lelang spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz pada tahun ini.

"Rencana kami untuk menggelar lelang dari frekuensi 5G mudah-mudahan di tahun 2026 bisa dapat kita capai untuk jangkauan 8,5 persen luas pemukiman," kata Meutya.

Diketahui, Kemkomdigi terus mengupayakan agar layanan akses internet murah dengan kecepatan lebih dari 100 Mbps tersedia di daerah pelosok yang sudah terjangkau jaringan fixed broadband.

Guna menyediakan layanan akses internet fixed broadband dengan kecepatan 100 Mbps, Kemkomdigi mengalokasikan spektrum baru dan skema jaringan terbuka yang mendorong keterlibatan banyak pihak dan memungkinkan penyediaan layanan dengan harga terjangkau.

Pemerintah mengupayakan penggunaan teknologi nirkabel untuk menyediakan layanan akses internet di rumah-rumah yang sulit dijangkau jaringan fiber optik seperti area permukiman padat di gang-gang sempit. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.