Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arah Pembangunan Digital Indonesia, Kemkomdigi: Hadirkan Konektivitas yang Inklusif, Berkualitas, dan Terjangkau

📅 Rabu, 10 Des 2025, 17:35 WIB | Oleh:
Arah Pembangunan Digital Indonesia, Kemkomdigi: Hadirkan Konektivitas yang Inklusif, Berkualitas, dan Terjangkau Doc: antara foto
Ket. peluncuran Arah Indonesia Digital di Jakarta Selatan pada Rabu (10/12).

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengumumkan Arah Indonesia Digital, panduan pembangunan digital yang mencakup aspek terhubung, tumbuh, dan terjaga.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa Arah Indonesia Digital selaras dengan visi Indonesia Emas 2045 dan Rancangan Strategis 2025-2029 yang berpedoman pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

"Tema yang kita sepakati adalah terhubung, tumbuh, terjaga," katanya pada acara peluncuran Arah Indonesia Digital di Jakarta Selatan pada Rabu (10/12).

Dalam aspek terhubung, Kemkomdigi berupaya menghadirkan konektivitas digital yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau.

Guna menghadirkan konektivitas yang inklusif, Kemkomdigi telah melakukan lelang seleksi pengguna pita frekuensi radio 1,4 GHz yang diarahkan untuk menghadirkan layanan akses internet terjangkau.

Meutya menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan seluruh masyarakat bisa menikmati akses internet yang terjangkau pada 2026.

"Sehingga inklusifitas juga bisa dirasakan dari sisi keterjangkauannya bagi masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki kemampuan untuk mengakses internet," katanya.

Dalam aspek tumbuh, pemerintah menekankan perlunya menghadirkan ekosistem digital yang bisa memberdayakan, memperkuat pelaku usaha lokal, serta membuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas.

Meutya mengemukakan perlunya mendorong terwujudnya ekosistem digital yang mampu meningkatkan perdagangan, menumbuhkan talenta digital, serta menciptakan kolaborasi yang sehat.

"Transformasi digital harus memberikan nilai tambah nyata bagi ekonomi dan membuka peluang bagi semua," katanya.

Kemkomdigi menyusun kerangka etika kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI dan Peta Jalan AI sebagai bagian dari upaya transformasi digital.

Meutya mengatakan bahwa kedua dokumen tersebut telah 90 persen rampung dan ditargetkan terbit tahun depan.

Selain itu, Kemkomdigi membuka Garuda Spark Innovation Hub di kota seperti Jakarta, Bandung, dan Medan sebagai wadah talenta serta inovasi digital di daerah.

Meutya mengatakan bahwa Garuda Spark Innovation Hub selanjutnya akan dihadirkan di kota-kota yang lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.