Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Letusan Gunung Picu Rantai Penyebab Black Death

📅 Selasa, 09 Des 2025, 05:07 WIB | Oleh: Tim Penulis

Oleh karena itu, mengimpor biji-bijian setelah beberapa tahun perubahan iklim akibat gunung berapi mencegah bencana kelaparan di seluruh Mediterania tetapi juga membawa Wabah Hitam ke Eropa, menurut para penulis studi.

 “Studi ini menghadirkan informasi baru tentang gunung berapi tahun 1345, yang membantu menjelaskan mengapa Maut Hitam yaitu, epidemi yang terdokumentasi dengan baik dalam sumber-sumber dari tahun 1346 hingga 1350  terjadi pada saat itu,” ujar Monica H. Green, seorang akademisi independen dan pakar Maut Hitam yang tidak terlibat dalam studi ini, kepada Live Science melalui surel.

“Namun, kejadiannya terjadi sebagaimana adanya dengan ‘infrastruktur wabah’ berupa hewan pengerat dan vektor serangga yang sudah terbentuk karena reservoir lokal telah terbentuk,” urainya.

“Permulaan Maut Hitam disebabkan oleh kombinasi unik namun acak dari faktor jangka pendek, seperti iklim, dan faktor jangka panjang, seperti sistem distribusi biji-bijian di Italia,” tulis para peneliti dalam studi tersebut.

“Badai sempurna” yang terdiri dari guncangan iklim, kelaparan, dan perdagangan ini menjadi pengingat bagaimana penyakit dapat muncul dan menyebar di dunia yang semakin mengglobal dan hangat, menurut para ahli.

Meskipun Maut Hitam disebabkan oleh pertemuan langka antara faktor lingkungan dan sosial, penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang penyebab pandemi di masa lalu. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.