Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asean Tak Lagi Mesra, Thailand-Kamboja Kembali Saling Serang

📅 Senin, 08 Des 2025, 15:42 WIB | Oleh:
Asean Tak Lagi Mesra, Thailand-Kamboja Kembali Saling Serang Doc: AFP/TANG CHHIN SOTHY

UBON RATCHATHANI - Thailand mengerahkan jet tempur F-16 untuk menyerang posisi artileri Kamboja pada Senin (8/12), menyusul serangan lintas batas di pangkalan militer Anupong di Thailand yang menewaskan seorang prajurit dan melukai dua lainnya.

Menurut militer Thailand, serangan balasan itu dilancarkan pada pukul 07:10 pagi terhadap "instalasi pendukung senjata" Kamboja di dekat perlintasan Chong An Ma.

Dari posisi itulah serangan dari Kamboja dilancarkan, kata juru bicara Angkatan Darat Thailand Mayjen Winthai Suvaree.

Di tengah pertempuran yang masih berlangsung, pemerintah Thailand mengevakuasi 35.623 warga ke tempat penampungan sementara.

Juru bicara Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) Marsekal Udara Jakkrit Thammavichai membenarkan bahwa serangan udara itu dilakukan untuk merespons ancaman keamanan langsung.

Thailand, kata dia, hanya menargetkan sasaran militer setelah mendeteksi pergerakan alutsista berat Kamboja di dekat perbatasan.

RTAF menegaskan bahwa misi tersebut dijalankan berdasarkan hak membela diri yang tercantum dalam Piagam PBB dan sepenuhnya mematuhi prinsip kebutuhan dan proporsionalitas untuk menghambat dan mengurangi potensi militer Kamboja serta menjaga stabilitas kawasan.

Eskalasi ketegangan yang berujung pada serangan udara pada Senin itu bermula dari konfrontasi bersenjata sehari sebelumnya.

Pusat Komando Angkatan Darat Wilayah 2 melaporkan bahwa pada Minggu pukul 14.16 waktu setempat, pasukan Kamboja mulai menembak di area Phu Pha Lek–Plaen Hin Paet Kon, yang memaksa pasukan Thailand untuk membalas tembakan. Dua prajurit Thailand terluka dalam baku tembak itu.

Meski sempat mereda sekitar pukul 14.50, situasi yang labil mendorong Thailand untuk segera mengevakuasi warga di empat provinsi perbatasan: Buriram, Surin, Si Sa Ket, dan Ubon Ratchathani. Ant/TNA/OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Warga memanfaatkan air send...
Megapolitan
Hilang Kendali, Sebuah Taks...

Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.