Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rivalitas Geopolitik Makin Tajam, ASEAN Harus Utamakan Dialog dan Diplomasi

📅 Senin, 14 Sep 2026, 13:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rivalitas Geopolitik Makin Tajam, ASEAN Harus Utamakan Dialog dan Diplomasi Doc: ANTARA
Ket. Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn (enam dari kiri) dalam pembukaan ASEAN Think Tanks Summit ke-3 di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Senin (14/9/2026).

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) ASEAN Kao Kim Hourn menegaskan bahwa Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara harus mengutamakan dialog dan diplomasi untuk menghadapi persaingan geopolitik yang semakin intensif.

“Di tengah persaingan geopolitik yang semakin intensif, ASEAN harus terus berinvestasi dalam dialog dan diplomasi sebagai instrumen pilihan pertama,” katanya saat menyampaikan pidato kunci pada ASEAN Think Tanks Summit ke-3 di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Senin.

Sekjen Kao mengatakan ASEAN memiliki landasan yang kuat untuk menjalankan pendekatan tersebut melalui Traktat Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia/TAC), yang kini memasuki tahun ke-50.

Menurutnya, TAC terus mencerminkan prinsip-prinsip fundamental bagi hubungan damai antarnegara dan penolakan terhadap penggunaan kekuatan di Asia Tenggara.

Pandangan ASEAN mengenai Indo-Pasifik (AOIP) juga memperluas pendekatan tersebut dalam keterlibatan ASEAN dengan kawasan yang lebih luas dengan berlandaskan sentralitas ASEAN, sambungnya.

Kendati ASEAN telah memiliki sejumlah mekanisme untuk mengedepankan dialog dan diplomasi, Kao menilai mekanisme tersebut perlu tetap relevan seiring perubahan lanskap regional dengan persaingan yang semakin tajam, sementara institusi dan inisiatif baru terus bermunculan.

“Bagi ASEAN, pertanyaannya adalah bagaimana memastikan arsitektur regional yang semakin kompleks ini tidak menjadi begitu terfragmentasi sehingga proses-proses yang dipimpin ASEAN kehilangan koherensi, relevansi, atau kemampuan untuk mempertemukan berbagai pihak,” ucapnya.

Menjelang hari jadi ASEAN yang ke-60 pada 2027, Sekjen Kao mengimbau agar para anggota mengkaji apakah asumsi, institusi, dan pola kerja sama yang selama ini bermanfaat masih sesuai dengan lingkungan strategis yang sangat berbeda.

Oleh sebab itu, ia meminta agar ASEAN Think Tanks Summit dapat menjadi bagian dari proses refleksi dan pembaruan tersebut, dengan menyediakan ruang intelektual yang mendalam untuk mempertanyakan asumsi serta mengembangkan rekomendasi yang dapat memberikan masukan bermakna bagi proses kebijakan ASEAN.

Adapun ASEAN Think Tanks Summit (ATTS) bertujuan untuk menyediakan wadah bagi komunitas lembaga pemikir di kawasan untuk bertukar pandangan, memperdalam kolaborasi, dan berkontribusi dalam penyusunan rekomendasi kebijakan terkait isu-isu utama yang dihadapi ASEAN.

Sejalan dengan tema keketuaan ASEAN Filipina tahun ini, yaitu “Navigating Our Future, Together”, ATTS tahun ini membahas bagaimana ASEAN dapat memperkuat ketahanan, relevansi, dan kerja sama untuk menghadapi lingkungan global yang semakin penuh tantangan.

ASEAN didirikan pada 8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok. Timor-Leste secara resmi menjadi anggota penuh pada 26 Oktober 2025, sehingga total anggotanya menjadi 11 negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Yuk, Ada 2.150 Lowongan Ker...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.