Gubernur Khofifah Ajak Masjid Punya Penghasilan Mandiri
📅 Minggu, 07 Des 2025, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan “Masjid Award 2025” kepada 31 masjid di Gedung Islamic Center Surabaya, Jumat (5/12). Ada enam kategori Masjid Award 2025 yang diserahkan, yakni kategori Masjid Agung, Masjid Besar, Masjid Jamik, Masjid Perkantoran/Rest Area, Masjid Kampung/Perumahan, dan Musholla.
“Ke depan, dakwah bil lisan yang selama ini dikembangkan masjid perlu diimbangi dengan dakwah bil mal,” katanya Khofifah.
Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga berharap masjid punya sumber income yang dikelola oleh masjid. Seperti masjid di Bojonegoro.
“Saya lupa namanya. Lahannya tidak terlalu luas, tapi ditanami full pohon pisang. Pisangnya untuk pengelolaan masjid, sedang gedeboknya (pelepahnya) dijual untuk makanan jangkrik. Padahal kebutuhan jangkrik ini sangat besar sekali. Sehingga dengan sumber income itu tidak hanya memakmurkan masjid, tapi juga mampu memakmurkan jamaahnya,” bebernya.
Demikian pula sebuah masjid di Blitar yang desainnya ala Masjid Nabawi sehingga menjadi destinasi wisata cukup menarik. “Tidak hanya bangunannya yang ala Nabawi, tapi juga karpet dan parfumnya. Sehingga setiap wisatawan yang ke Blitar pasti berkunjung ke masjid itu,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Khofifah menyebut ada sebuah masjid di Malang yang bernama Masjid Tiban. “Subhanallah, bangunannya sangat indah sekall,” pujinya.
Tidak hanya itu. Khofifah juga meminta agar tajwid para imam masjid disempurnakan. Pasalnya, ia pernah salat subuh beramaah di sebuah masjid, tapi tajwid imamnya kurang sempurna. “Karena itu, mohon maaf, saya minta agar para imam masjid atau mushola ditaskeh bacaannya,’ pintanya.
Pada kesempatan tersebut Khofifah juga menyampaikan kabar gembira pada DMI Jatim. Menurutnya, pada tahun 2026 akan ada anggaran 2,4 triliun rupiah program dari Kementerian Pertanian yang masuk ke Jawa Timur untuk penyiapan bibit sapi perah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kita sampai hari ini masih impor 78 persen susu. Dari 78 persen yang kita impor, ada program strategis nasional. Tahun depan akan ada impor 200 ribu sapi perah kategori dara bunting,” katanya.
Karena sapi perah, lanjut Khofifah, pasti membutuhkan jenis pakan yang berkesusaian dengan produktivitas susu dari masing-masing sapi perah. “Rp 2,4 triliun itu duit gede. Karena itu Dewan Masjid di tingkat manapun harus menangkap peluang ini untuk menguatkan dakwah bil mall,” harapnya.
Tawaran.Khofifah itu didukung Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Wisata Religi PP DMI Anang Rikza Masyhadi.
“Tantangan kita ke depan itu bagaimana masjid itu bisa menarik, menjadi destinasi lengkap, baik jasmani tapi juga rohani,” katanya.
Masjid Award 2025 ini juga dihadiri Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Wisata Religi PP DMI Anang Rikza Masyhadi.
Untuk kategori Masjid Agung diterima oleh Masjid Al-Fatah, Kota Mojokerto (Juara-1), Masjid Miftahul Jannah, Kab. Blitar (Juara-2), Masjid RMAA Tjokronegoro, Ponorogo (Juara-3), Masjid Baitul Mukmin, Jombang (Harapan-1). Sedang untuk Harapan 2-3 tidak ada.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!