Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Semeru Erupsi, 9 Rumah Warga Terendam Banjir Lahar

📅 Sabtu, 06 Des 2025, 10:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Semeru Erupsi, 9 Rumah Warga Terendam Banjir Lahar Doc: ANTARA
Ket. Kondisi rumah warga yang terendam banjir lahar Gunung Semeru di Dusun Sumberlangsep, Sabtu (6/12/2025).

LUMAJANG - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Isnugroho mengatakan sebanyak 9 rumah terendam banjir lahar hujan Gunung Semeru yang disertai pasir yang meluap ke pemukiman.

"Ada sembilan rumah terdampak banjir lahar Semeru dan satu warung yang rusak berada di tepi sungai di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro," katanya saat dikonfirmasi per telepon di Lumajang, Sabtu (6/12).

Sebuah video amatir warga memperlihatkan aliran lahar hujan disertai pasir mengepulkan uap panas saat melintasi Sungai Regoyo meluap ke pemukiman warga yang berada di Dusun Sumberlangsep, sehingga warga berbondong-bondong mengungsi ke tempat yang aman pada Jumat (5/12) sore.

"Hari ini kami melakukan asesmen, karena kemarin Jumat (5/12) akses jalan menuju ke sana masih belum bisa dilalui karena banjir lahar Semeru," tuturnya.

Menurutnya, ada sekitar 136 kepala keluarga (KK) di Dusun Sumberlangsep yang sempat terisolasi karena banjir lahar tersebut, namun kini alat berat membersihkan material pasir yang menutup akses jalan menuju ke dusun tersebut.

"Alat berat tersebut mengeruk pasir yang terbawa banjir lahar, sehingga kami bisa melakukan asesmen dan mengirim bantuan logistik kepada warga yang berada di Dusun Sumberlangsep," katanya.

Ia menjelaskan masyarakat sudah melakukan mitigasi bencana dengan mendirikan pos pengungsian di lokasi yang aman dari terjangan banjir lahar Semeru dan ada lumbung dusun yang memiliki stok logistik untuk warga yang membutuhkan.

"Saya mengimbau warga tetap siaga, karena status Gunung Semeru pada Level III atau siaga, sehingga rekomendasi jarak aman yang diberikan Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) harus dipatuhi," ujarnya.

Berdasarkan data petugas pos pengamatan Gunung Semeru, getaran banjir atau lahar hujan terekam 1 kali dengan amplitudo 35 mm selama 6.360 detik atau hampir dua jam pada Jumat (5/12).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.