Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Semeru Masih Erupsi! Badan Geologi Ingatkan Warga dan Pendaki Waspadai Potensi Bahaya Susulan

📅 Selasa, 26 Mei 2026, 08:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Semeru Masih Erupsi! Badan Geologi Ingatkan Warga dan Pendaki Waspadai Potensi Bahaya Susulan Doc: PVMBG
Ket. Gunung Semeru tertutup kabut pada Jumat (22/5/2026)

JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya susulan erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur pada Selasa (26/5) pagi.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan erupsi Gunung Semeru terjadi pada pukul 06.28 WIB.

Erupsi tersebut menghasilkan kolom abu dengan tinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak atau mencapai sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke sektor barat daya serta barat.

Selain pengamatan visual, aktivitas erupsi juga terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 17 milimeter dan durasi sekitar satu menit 49 detik.

Saat ini Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga sehingga masyarakat diminta mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan Badan Geologi.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak sebagai pusat erupsi.

Di luar radius tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer dari puncak.

Badan Geologi juga meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama di kawasan Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai yang terhubung dengan Besuk Kobokan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.