Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Padang Pariaman Perkuat Koordinasi Pulihkan Ekonomi Pascabencana

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 06:02 WIB | Oleh:
Padang Pariaman Perkuat Koordinasi Pulihkan Ekonomi Pascabencana Doc: antara foto
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara saat melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi 2026 di Parik Malintang, Sumbar, Kamis (3/9).

PARIAMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah pascabencana yang terjadi akhir 2025 sekaligus untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

"Melalui forum ini kita menyelaraskan program kerja, mengevaluasi capaian yang telah dilakukan, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dan terintegrasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjaga stabilitas harga di Kabupaten Padang Pariaman," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara saat melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi 2026 di Parik Malintang, Sumbar, Kamis (3/9).

Ia mengatakan percepatan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi merupakan agenda prioritas yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Sekda, tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini membutuhkan kebijakan yang adaptif dan berbasis data sehingga program yang dilaksanakan pemerintah dapat memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan mitra strategis dalam menjalankan berbagai program pemulihan ekonomi.

"Melalui kebijakan yang adaptif, berbasis data, dan didukung komitmen bersama seluruh unsur pemerintah serta mitra strategis, program yang dijalankan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Pada kesempatan yang sama ia mengatakan pembahasan strategi pemulihan ekonomi Padang Pariaman setelah menghadapi dampak bencana yang mempengaruhi aktivitas masyarakat dan sektor-sektor produktif juga dilakukan. 

Sementara itu, Asisten Manajer sekaligus Ekonom Yunior Fungsi Perumusan Kebijakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar Larassayu Arvaneira Evanthe menyampaikan terkait kondisi inflasi terkini serta langkah pengendaliannya.

Menurut dia, pengendalian inflasi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan sehingga stabilitas harga dapat dijaga secara berkelanjutan.

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Prof Elfindri dalam kesempatan tersebut memaparkan materi bertajuk "Ekonomi Padang Pariaman Bangkit Kembali Pasca Bencana".

Ia mengatakan perlu ada strategi mempercepat pemulihan ekonomi daerah melalui penguatan sektor-sektor produktif serta peningkatan daya saing daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.