Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pernah Mengonsumsi Singkong Nakamura? Ada Rasa dan Tekstur Khas

📅 Jumat, 05 Des 2025, 02:13 WIB | Oleh:
Pernah Mengonsumsi Singkong Nakamura? Ada Rasa dan Tekstur Khas Doc: ist
Ket. singkong nakamura

TERNATE – Sebagai bekas jajahan Jepang, sudah barang tentu banyak peninggalan negeri sakura itu. Bahkan termasuk nama desa dan singkong. Di Morotai ada nama Desa Nakamura. Desa ini ada di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara (Malut). Dia tidak hanya memiliki nama yang unik dikarenakan aspek sejarah kisah prajurit Jepang bernama Nakamura yang pernah bersembunyi di pulau tersebut.

"Pelindungan kekayaan intelektual komunal di antaranya potensi indikasi geografis bertujuan untuk melindungi produsen dan konsumen dari pemalsuan produk khas wilayah, serta untuk menjaga kualitas dan kelestarian produk serta wilayah tersebut," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir di Ternate, Kamis. Dia menyampaikan pentingnya pelindungan atas ragam potensi indikasi geografis di wilayah Malut.

Namun, desa ini juga memiliki komoditas unggulan bernama ubi kayu (kasbi) Nakamura. Kasbi Nakamura memiliki kekhasan tersendiri dari segi rasa dan tekstur. Hal ini membuatnya menjadi komoditas pertanian unggulan dari Desa Nakamura yang mendongkrak ekonomi warga.

Dilansir dari pangkalan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum (Kemenkum), Ubi kayu Nakamura Morotai telah tercatat sebagai potensi indikasi geografis atas usulan Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Pula Morotai, sehingga dilindungi negara.

Argap menambahkan bahwa potensi indikasi geografis adalah barang atau produk yang memiliki kualitas, reputasi, atau karakteristik tertentu yang secara substansial terkait dengan lokasi geografis asalnya, namun belum didaftarkan sebagai indikasi geografis.

Dalam mendorong pelindungan kekayaan intelektual, ia mengajak sinergi pemerintah daerah, komunitas masyarakat, kampus, dan seluruh pihak untuk bersama-sama mencatatkan potensi kekayaan intelektual komunal seperti pengetahuan tradisional, ekspresi budaya, potensi indikasi geografis, indikasi asal, dan lainnya. "Mari bersama lindungi kekayaan intelektual di wilayahmu, sebelum diklaim pihak lain," ujar Argap.

Kacang Pandanga Morotai

Masih di Maluku Utara. Di sini ada kacang unik juga. Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara  menyebut, salah satunya jenis kacang pandanga dari Morotai yang kini telah dilindungi negara memiliki ragam sumber daya alam yang patut dilindungi.

Kepala Kanwil Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir, di Ternate, Kamis, mendorong pemerintah daerah untuk dapat menginventarisir seluruh potensi sumber daya alam, maupun hasil olahan manusia yang dapat dilindungi sebagai potensi indikasi geografis.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum, kacang pandanga morotai telah tercatat sebagai kekayaan intelektual komunal (KIK) kategori potensi indikasi geografis.

Pencatatan kacang pandanga sebagai KIK atas usulan Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai sejak Agustus 2024.

Argap menyebut potensi indikasi geografis adalah barang atau produk yang memiliki kualitas, reputasi, atau karakteristik tertentu yang secara substansial terkait dengan lokasi geografis asalnya, namun belum didaftarkan sebagai indikasi geografis.

"Kolaborasi seluruh pihak baik pemda, komunitas Masyarakat Pelindungan Indikasi Geografis (MPIG), dan lainnya sangat penting untuk melindungi potensi indikasi geogragis di seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara," ungkap Argap.

Ia menambahkan bahwa kekayaan intelektual komunal yang patut dilindungi tak hanya potensi IG, namun juga ada pengetahuan tradisional, ekspresi budaya tradisional, indikasi asal, dan sumber daya genetik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Nasional
Dampak dan Mitigasi Penguat...
Petaka Cabai Jalapeno, Wabah Salmonella Merebak Luas di AS

Petaka Cabai Jalapeno, Wabah Salmonella Merebak Luas di AS

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.