Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setu Babakan Mulai Ditata, Banyak UMKM Harus Dipindahkan

30 Selasa, 06 Okt 2026, 13:19 WIB | Oleh:
Setu Babakan Mulai Ditata, Banyak UMKM Harus Dipindahkan Setu Babakan Mulai Ditata, Banyak UMKM Harus Dipindahkan Doc: ist
Ket. mulai dibenahi

JAKARTA – Untuk menambah daya tarik, Setu Babakan, Jagakarsa, akan dibenahi. Untuk keperluan ini 127 pelaku UMKM harus dipindahkan. 

Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan menawarkan sejumlah lokasi kepada 127 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak penataan kawasan bantaran timur Setu Babakan, Jagakarsa.

"Penataan kawasan ini memang mengembalikan fungsi kawasan Setu Babakan sebagai wisata alam dan budaya," kata Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan Djaharuddin saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan relokasi itu ditawarkan sebagai bagian dari penataan kawasan Setu Babakan untuk mengembalikan fungsi kawasan sebagai destinasi wisata alam dan budaya.

Pengelola Setu Babakan, kata Djaharuddin, bersama dengan kelurahan dan kecamatan telah menyosialisasikan penataan kawasan tersebut kepada para pedagang serta menyiapkan lokasi khusus bagi pelaku UMKM.

Namun, menurut dia, kapasitas lokasi yang disiapkan di dalam kawasan Setu Babakan terbatas, sehingga tidak seluruh UMKM dapat tertampung.

"Kalau enggak salah, yang bisa ditampung hanya sekitar 63 UMKM," ujar Djaharuddin.

Bagi pelaku usaha lainnya, Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan menawarkan sejumlah lokasi binaan yang tersedia di wilayah Jakarta Selatan, salah satunya di Pasar Minggu.

Djaharuddin menuturkan pedagang dapat memilih lokasi yang telah disiapkan, antara lain pasar lokasi binaan (lokbin), lokasi sementara (loksem), maupun lokasi yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

"Kita punya tiga lokasi binaan pasar dan 42 lokasi sementara (loksem). Tapi, loksem ini harus khusus untuk makanan, minuman, kuliner," tutur Djaharuddin.

Dia pun menilai relokasi merupakan tantangan tersendiri karena sebagian besar pedagang telah memiliki konsumen di sekitar Setu Babakan sehingga dikhawatirkan terjadi penurunan omzet setelah berpindah lokasi.

"Memang, mereka itu konsumennya rata-rata ada di sekitar situ. Jadinya, mereka agak berat meninggalkan titik awal dagang itu," ungkap Djaharuddin.

Sebelumnya, pada Senin (5/10), puluhan pedagang di bantaran timur Setu Babakan membongkar kios secara mandiri setelah menerima Surat Peringatan (SP) 1 dan SP2 dengan pendekatan persuasif oleh petugas terkait. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Luar Negeri
PBB Soroti Lambatnya Pemuli...
Nasional
UMKM Butuh Izin Mudah, Buka...
Olahraga
Akuatik Diharapkan Mendulan...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.