London Mendadak Gelap Gulita, Ribuan Kantor dan Rumah Lumpuh akibat Mati Lampu
📅 Selasa, 06 Okt 2026, 16:52 WIB | Oleh: Deri HenriawanLONDON - Pemadaman listrik akibat gangguan jaringan bawah tanah berdampak pada ribuan rumah dan tempat usaha di beberapa wilayah London pada Senin (5/10), kata UK Power Networks (UKPN).
Sekitar 32 area kode pos, terutama di London timur, terdampak gangguan tersebut mulai pukul 10.32 waktu setempat (16.32 WIB).
UKPN, yang mengoperasikan jaringan listrik di seluruh London, Inggris bagian tenggara, dan Inggris bagian timur, menyatakan pemadaman tersebut disebabkan oleh gangguan pada jaringan bawah tanah setempat.
Gangguan tersebut berdampak pada sektor transportasi dan kegiatan bisnis di ibu kota Inggris.
Sementara itu, layar informasi jadwal keberangkatan di Stasiun London Liverpool Street mati. Beberapa toko dan kantor juga mengalami pemadaman listrik.
Sejumlah kantor juga melaporkan gangguan setelah layanan koneksi Wi-Fi terputus dan monitor komputer berhenti berfungsi.
Jalur kereta api Great Northern juga terdampak, sehingga kereta tidak dapat berhenti di Stasiun Essex Road karena penerangan di peron padam.
Para penumpang disarankan untuk bepergian melalui Stasiun Old Street atau Stasiun Highbury and Islington, serta menyisihkan waktu tambahan untuk perjalanan mereka.
UKPN mengalihkan pasokan listrik untuk memulihkan aliran listrik ke 4.989 rumah dan tempat usaha sekitar 15 menit setelah pemadaman dimulai.
Aliran listrik dipulihkan secara bertahap dan kembali pulih sepenuhnya pada Senin sore di seluruh wilayah kode pos yang terdampak.
Belum ada rincian lebih lanjut mengenai penyebab gangguan jaringan bawah tanah tersebut. Ant
Getty Images
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!