Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Fondasi Ekonomi Harus Diperkuat Hadapi Berbagai Kejutan

📅 Jumat, 05 Des 2025, 00:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Alokasi tersebut akan diambil dari pos darurat bencana yang memang telah disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kalau nanti butuh dana tambahan, kita siap juga menambah dan sudah ada di anggarannya,” katanya.

Ia memastikan bahwa kapasitas fiskal negara sangat memadai untuk menanggung biaya penanganan bencana tersebut, termasuk jika nantinya ada pengajuan untuk kebutuhan rehabilitasi maupun perlindungan sosial bagi para korban.

Penjelasan Metodologis

Menanggapi hal tersebut, Ekonom STIE YKP Yogyakarta Aditya Hera Nurmoko menilai revisi target pertumbuhan merupakan langkah yang wajar dilakukan dalam kondisi darurat.

Namun ia menekankan perlunya penjelasan metodologis agar publik memahami dasar perubahan angka tersebut.

“Penurunan target ini teknis dan bisa dipahami, tetapi pemerintah perlu menjelaskan asumsi apa saja yang bergeser pascabencana,” katanya di Yogyakarta, Jumat (4/12).

Aditya menjelaskan bahwa gangguan yang ditimbulkan bencana tidak hanya berdampak pada output jangka pendek, tetapi juga dapat menimbulkan efek lanjutan pada awal 2026.

Ia menyebut sektor pertanian, perikanan, logistik, serta distribusi pangan di Sumatera sebagai contoh area yang berpotensi mengalami tekanan berkelanjutan.

Menurutnya, kerusakan infrastruktur pada jalur distribusi dapat memicu perlambatan ekonomi regional yang kemudian termuat dalam agregat nasional.

Sebab itu, Aditya menilai kinerja pertumbuhan ke depan sangat bergantung pada kecepatan respons fiskal pemerintah.

Ia menegaskan bahwa langkahlangkah seperti pemulihan infrastruktur dasar, percepatan rekonstruksi, serta bantuan bagi UMKM harus segera dijalankan untuk menahan dampak lanjutan.

“Pertumbuhan 5,5 persen masih kategori optimistis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.