Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Daerah Sulit Diakses, Mentan Pastikan Optimalkan Distribusi Bantuan Via Helikopter dan Armada Khusus

📅 Kamis, 04 Des 2025, 13:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
 Banyak Daerah Sulit Diakses, Mentan Pastikan Optimalkan Distribusi Bantuan Via Helikopter dan Armada Khusus Doc: istimewa
Ket. Menteri Pertanian Amran Sulaiman melepas 207 truk bantuan logistik dan tambahan muatan menggunakan bantuan dari TNI AU dan TNI AL baik dari pesawat Hercules dan kapal perang menuju Aceh, Sumut, dan Sumatera Barat di Jakarta, Kamis (4/12)

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera akibat kesulitan mengakses wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Menurutnya, kondisi geografis dan infrastruktur yang rusak membuat tim lapangan tak bisa bergerak secepat biasanya, sehingga distribusi bantuan harus dilakukan dengan moda transportasi khusus seperti helikopter, pesawat Hercules, kapal perang, dan pengangkutan logistik bertahap.

“Saya minta maaf, banyak daerah terisolir sehingga distribusi harus menggunakan helikopter. Saudara-saudara kita antri dengan sabar dan rapi, tim kami sudah bergerak,” ujar Mentan Amran dalam pelepasan bantuan darurat di kantor pusat Kementan, Kamis (4/12) 

Pada kesempatan itu, Mentan melepas 207 truk bantuan logistik dan tambahan muatan menggunakan bantuan dari TNI AU dan TNI AL baik dari pesawat Hercules dan kapal perang menuju Aceh, Sumut, dan Sumatera Barat.

Mentan Amran menyebut, operasi distribusi tidak bisa hanya mengandalkan jalur darat karena banyak titik jalan putus.

“Ada wilayah yang terdampak tidak langsung terkena banjir, tetapi aksesnya terputus. Itu juga harus kita bantu,” ujarnya.

Mentan Amran menegaskan bahwa prioritas penanganan tidak hanya pada daerah yang terendam, tetapi juga wilayah yang terisolir akibat kerusakan jalan, jembatan, dan jaringan pasokan logistik.

Untuk itu, Kementan memastikan angkutan khusus menjadi tulang punggung distribusi bantuan.

“Kita ingin tidak ada satu orang pun yang kekurangan beras. Karena terputusnya akses, bantuan kita kirim lewat darat, laut, dan udara,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran memastikan pasokan pangan aman, bahkan terbesar dalam sejarah, sehingga bencana tidak mengganggu stabilitas kebutuhan dasar.

“Cadangan kita tiga kali lipat. Stok kita tertinggi 3,8 juta ton. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.

Untuk mempercepat respons, Mentan Amran memerintahkan pejabat dan staf Kementan tidak berkantor di Jakarta, tetapi menjalankan tugas di wilayah terdampak. Dua pejabat Eselon I ditempatkan dalam satu provinsi untuk memastikan koordinasi langsung berjalan.

“Kalau mau ke Jakarta, izin. Jangan sebaliknya. Kantor kita di lapangan,” ujarnya.

Kembali Mentan Amran mengucapkan permintaan maaf kepada masyarakat terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

20 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

35 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.