Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apa Penyebab Kerangka Alvaro Ditemukan Berceceran? Ini Klarifikasi Kepolisian

📅 Kamis, 04 Des 2025, 18:20 WIB | Oleh:
Apa Penyebab Kerangka Alvaro Ditemukan Berceceran? Ini Klarifikasi Kepolisian Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono (tiga dari kanan) dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly (tiga dari kiri) saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (4/12).

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan memberikan klarifikasi terkait temuan kerangka Alvaro yang ditemukan dalam kondisi berceceran di sekitar lokasi pembuangan di wilayah Bogor, Jawa Barat.

"Kenapa berceceran? Karena sesuai keterangan tersangka dan saksi, mayat tersebut tidak dikuburkan, tidak dimakamkan, tapi dibuang," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Polisi Nicholas Ary Lilipaly saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (4/12).

Kondisi tersebut sempat menimbulkan dugaan publik bahwa korban mengalami mutilasi.

Namun, polisi menegaskan bahwa penyebaran kerangka bukan disebabkan tindakan pemotongan tubuh, melainkan akibat cara tersangka memperlakukan jenazah.

Temuan itu sepenuhnya sesuai dengan keterangan tersangka dan saksi-saksi. Menurut Nicolas, tersangka memasukkan jasad Alvaro ke dalam kantong plastik hitam yang lazim digunakan sebagai kantong sampah.

Plastik tersebut kemudian dibuang begitu saja di sekitar lokasi kejadian tanpa perlakuan layak.

"Jadi jasad diletakkan di dalam kantong plastik hitam dan dibuang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) itu. Dalam kondisi seperti itu, tentu ada banyak kemungkinan yang bisa menyebabkan kerangka berceceran," katanya.

Nicholas menekankan, penyebaran kerangka justru merupakan konsekuensi dari tidak adanya proses penguburan.

Proses alam seperti pembusukan, kondisi cuaca, hingga kemungkinan interaksi hewan liar menjadi faktor yang dengan mudah membuat bagian tubuh berpindah dari lokasi awal.

"Pada intinya, yang menyebabkan kerangka itu berceceran karena mayatnya tidak dimakamkan. Hanya dibuang dalam kantong plastik hitam tersebut," katanya.

Pihak Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri memastikan kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Tenjo, Bogor, Jawa Barat merupakan jasad Alvaro Kiano Nugroho, anak yang sebelumnya dilaporkan hilang.

"Hasil pemeriksaan DNA dan gigi menunjukkan bahwa kerangka tersebut identik dan dapat dipastikan adalah Alvaro Kiano Nugroho, anak biologis dari Saudari Arum Indah Kusumastuti," kata Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis.

Prima menjelaskan, Tim Kedokteran Kepolisian Pusdokkes Polri yang terdiri dari Biro Dokpol, Biro Lab Dokkes, Rumah Sakit Tingkat I Pusdokkes Polri serta penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah melakukan rangkaian pemeriksaan forensik sejak jenazah diterima.

Kerangka dengan nomor register 0062/XI/2025/ML itu pertama kali diperiksa pada 24 November 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Daerah
Mengkhawatirkan Hoaks Makin...
Nasional
Audiensi dengan Serikat Bur...
Daerah
Gagal Beredar! Polisi Tangk...
Angin Segar Dunia Otomotif, Presiden Janjikan Insentif Kredit Ringan Tanpa DP Motor Listrik

Angin Segar Dunia Otomotif, Presiden Janjikan Insentif Kredit Ringan Tanpa DP Motor Listrik

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.