Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengawasan BPOM Setara dengan Standar Internasional

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 23:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengawasan BPOM Setara dengan Standar Internasional Doc: Antara
Ket. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar saat menghadiri Indonesian Cosmetics Ingredients yang digelar di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Jakarta - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menegaskan bahwa standar yang diterapkan BPOM dalam melakukan pengawasan obat dan makanan termasuk produk kosmetik di dalamnya telah sesuai dengan standar  internasional.

Hal ini dicerminkan dari status pengakuan WHO pada BPOM lewat WHO Listed Authority (WLA) yang membuktikan bahwa BPOM telah memenuhi standar internasional tinggi serta kredibel dalam pengawasan produk kesehatan.

"Bukti top 10 di dunia itu kita sudah dapat namanya WHO Listed Authority, WLA. Dan itu baru kita dapatkan Desember tahun lalu," kata Taruna saat ditemui di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut Taruna mengatakan bahwa WLA merupakan bentuk pengakuan bahwa standar keamanan, standar stabilitas, standard vigilance atau kewaspadaan, serta standar otoritasi marketing sudah sesuai standar internasional.

"Kita sudah setara dengan Amerika, sudah setara dengan European Medical Agency, kita sudah setara dengan PMDA Jepang, kita sudah setara dengan Minister of Food and Drug Safety di Korea Selatan, sudah setara dengan PGA yang ada di Australia dan HAA yang ada di Singapura," kata Taruna.

Dengan demikian, kata dia, berbagai aspek keamanan, efikasi dan kualitas produk lokal yang telah mendapatkan izin edar BPOM memiliki standar yang sama dengan produk luar negeri, sehingga tidak perlu diragukan kualitasnya.

Dia pun menyerukan agar masyarakat Indonesia percaya akan produk dalam negeri yang telah mendapatkan izin BPOM sehingga produk domestik bisa merajai negeri sendiri.

Hal tersebut ia sampaikan terkait keinginan produsen kosmetik yang memiliki tujuan untuk menciptakan tren kecantikan ala Indonesia atau yang disebut I-Beauty untuk menggeser tren K-Beauty.

"Mimpi kita bersama di Perkosmi adalah kita mau geser K-Beauty Mungkin 10 tahun lagi, kita mau ciptakan I-Beauty Indonesian Beauty," ujar CEO Martha Tilaar Group Kilala Tilaar.

Ia menilai bahwa produk-produk Indonesia memiliki nilai yang tak kalah dengan jenama luar negeri meski memang saat ini memiliki tantangan tersendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.