Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cianjur Kekurangan 6.444 Guru, Segera Diajukan ke Pusat. Peluang Warga untuk Kerja

📅 Senin, 01 Des 2025, 03:14 WIB | Oleh:
Cianjur Kekurangan 6.444 Guru, Segera Diajukan ke Pusat. Peluang Warga untuk Kerja Doc: ist
Ket. Cianjur masih kekurangan ribuan guru

CIANJUR – Warga Cianjur, utamanya yang mau menjadi guru, ada peluang. Sebab Cianjur kekurangan 6.444 guru. Pemerintah Kabupaten Cianjur segera mengajukan pengangkatan guru honorer menjadi PPPK dan ASN ke pusat guna menutupi kekurangan 6.444 tenaga guru. Ini terutama guru kelas di tingkat sekolah dasar (SD) di Cianjur.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di Cianjur, Minggu, mengatakan selama ini tingkat keterisian jumlah guru berjalan dinamis, meski banyak guru yang sudah masuk usia pensiun, namun pihaknya segera melakukan pengangkatan untuk mengisi kekurangan guru.

"PPPK menjadi salah satu solusi pemenuhan kebutuhan tenaga pengajar namun kekurangan tetap terjadi mengingat tidak sedikit guru yang pensiun setiap tahunnya, sehingga dilakukan pengangkatan baru yang kami ajukan ke pemerintah pusat," katanya.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Cianjur kebutuhan guru berstatus Aparatus Sipil Negara (ASN) mulai dari PNS atau PPPK untuk jenjang TK, PAUD, SD, dan SMP mencapai 18.706 orang.

"Sedangkan kuota yang baru terisi untuk guru ASN sekitar 12.262 orang, sehingga masih ada kekurangan sekitar 6.444 orang yang setiap tahun sudah kami ajukan untuk dilakukan pengangkatan dari guru honorer," katanya.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Cianjur Ruhli Solehudin mengatakan kekurangan tenaga guru di Cianjur karena banyaknya guru berstatus ASN yang sudah memasuki masa pensiun sehingga untuk mengisi kekosongan selama ini pihaknya terbantu dengan adanya guru honorer.

Saat ini, ungkap dia, sebagian kecil dari kekurangan guru terisi dengan pengangkatan guru dengan status PPPK, dimana tahun ini akan bertambah sebanyak 1.065 orang, sehingga dapat mengisi kekurangan yang masih tinggi terutama guru kelas di tingkat SD.

"Kami terus berupaya agar kekurangan tenaga guru ASN secepatnya terisi agar tidak terjadi kekosongan karena tahun depan tenaga honorer sudah ditiadakan, sedangkan selama ini kekurangan banyak diisi tenaga honorer," katanya.

Terlebih tambah dia, di tahun 2025 penurunan jumlah guru ASN akan terus bertambah seiring masuknya masa pensiun, dimana setiap tahun sekitar 2 persen atau 300 orang guru berstatus ASN pensiun.

"Setiap tahun jumlah guru yang masuk masa pensiun dan pensiun mencapai 300 orang, sehingga menjadi kendala bagi kami dalam pemenuhan guru di seluruh tingkatan sekolah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.