Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belasan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Pariaman

2 Senin, 03 Agu 2026, 23:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Belasan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Pariaman Belasan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Pariaman Doc: Antara
Ket. Tim reaksi cepat dari BPBD Kota Pariaman, Sumbar, membersihkan material pohon tumbang yang menimpa jalan di daerah itu.

Pariaman - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengevakuasi belasan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda daerah itu sejak Senin siang hingga sore.

"Untuk sementara yang terdata ada belasan pohon tumbang, pohon itu ada yang menimpa jalan, rumah, dan mobil," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Pariaman Ferry Ferdian Bagindo Putra di Pariaman, Senin.

Ia mengatakan tim BPBD Pariaman masih mengevakuasi pohon yang tumbang di sejumlah lokasi hingga memasuki malam hari agar akses jalan masyarakat dapat kembali normal dan rumah warga dapat dihuni kembali.

Ia menyampaikan, salah satu pohon tumbang menimpa mobil yang sedang terparkir di kawasan wisata dan mengenai pondok rumah makan di lokasi tersebut.

Tiga pohon lainnya menimpa rumah warga sehingga menyebabkan kerusakan pada bangunan serta sisanya menimpa jalan termasuk satu lokasi di kawasan objek wisata.

"Jadi, pohon tumbang di kawasan wisata ada di dua lokasi," katanya.

Meski sejumlah pohon tumbang menimpa rumah dan fasilitas umum, pihaknya tidak menerima laporan adanya korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut.

Ferry mengatakan cuaca ekstrem yang ditandai hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Oleh karena itu, lanjutnya, BPBD Pariaman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di kawasan rawan bencana banjir dan longsor guna mengantisipasi terjadinya korban.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi dalam beberapa hari ke depan," ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di bawah pohon besar saat terjadi hujan lebat dan angin kencang guna mengantisipasi risiko yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem tersebut.

"BPBD Pariaman terus bersiaga dan melakukan pemantauan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem guna mempercepat penanganan apabila terjadi kejadian serupa," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.