Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Agam Butuh 15 Alat Berat untuk Cari Korban dan Bersihkan Longsor

📅 Sabtu, 29 Nov 2025, 12:55 WIB | Oleh:
Pemkab Agam Butuh 15 Alat Berat untuk Cari Korban dan Bersihkan Longsor Doc: Antara Foto
Ket. Alat berat milik PT PPR menangani material menimbun badan jalan menuju lokasi bencana banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat membutuhkan 15 alat berat berbagai jenis untuk kebutuhan pencarian korban terdampak banjir bandang dan menangani material tanah longsor yang menimbun badan jalan di beberapa titik.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan alat berat dibutuhkan untuk mencari korban di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan dan menangani jalan tertimbun tanah longsor.

"15 unit alat berat bakal kita sebar di Kecamatan Palembayan, Malalak, Tanjung Raya, Ampek Koto dan lainnya," katanya.

Ia mengatakan saat ini ada 10 alat berat, antara lain dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam dua unit, delapan unit alat berat provinsi, alat berat Balai Jalan Nasional, alat berat kabupaten maupun kota tetangga, PT PPR, PT AMP Plantation dan alat berat milik swasta.

Dengan 10 unit itu, maka penanganan bencana tidak optimal, terutama untuk mencari korban terdampak banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

Saat ini hanya lima alat berat di Kecamatan Palembayan untuk mencari korban dan menangani material tanah longsor yang menimbun badan jalan.

"Untuk di Kecamatan Palembayan membutuhkan banyak alat berat di lokasi itu," katanya.

Pihaknya mendapatkan petunjuk BNPB bahwa kalau tidak ada alat berat bisa dengan menyewa menggunakan dana siap pakai.

Hal itu, katanya, bakal dilakukan sehingga pencarian korban dan penanganan material tanah longsor bisa dioptimal.

"Alat berat salah satu kendala yang kita hadapi dalam penanganan bencana alam," katanya.

Selain alat berat, katanya, kendala yang lain berupa tenda pengungsian, bahan makanan, dan peralatan lainnya.

Bencana tanah longsor dan banjir bandang mengakibatkan 87 orang meninggal dunia dan belum ditemukan 88 orang.

Sebanyak 87 korban meninggal dunia tersebut di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Ariki, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Kuok Tigo Koto, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur dan lainnya.

Saat ini, pencarian korban masih berlanjut dengan melibatkan BPBD Agam, Basarnas Padang, TNI, Lantamal II Padang, Polri, Damkar Agam, Pol PP Agam, Dinas Sosial Agam, Palang Merah Indonesia (PMI) Agam, Kelompok Siaga Bencana (KSB), pemerintah kecamatan, pemerintah nagari dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Luar Negeri
Korut Luncurkan Sejumlah Mi...
Rona
Dua Bagian Bertolak Belakan...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.