Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejutan Peti Mati Thailand, Hendak Dikremasi Seorang Wanita Ditemukan Masih Hidup

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 00:01 WIB | Oleh:
Kejutan Peti Mati Thailand, Hendak Dikremasi Seorang Wanita Ditemukan Masih Hidup Doc: Istimewa
Ket. Saudara laki-lakinya membawanya dalam peti mati dan menempuh perjalanan sekitar 300 mil ke sebuah rumah sakit di Bangkok, tempat wanita itu sebelumnya menyatakan keinginannya untuk menyumbangkan organ tubuhnya.

BANGKOK - Seorang wanita di Thailand baru-baru ini ditemukan masih hidup di dalam peti matinya di sebuah kuil Buddha. Penermuan itu membuat ia selamat dari rencana donasi organ dan kremasi. 

Dari CBS News, Wat Rat Prakhong Tham, sebuah kuil Buddha di provinsi Nonthaburi, pinggiran Bangkok, mengunggah video di laman Facebook-nya yang memperlihatkan seorang perempuan terbaring di dalam peti mati putih di bak truk pikap. Ia tampak sedikit menggerakkan lengan dan kepalanya.

Pairat Soodthoop, manajer urusan umum dan keuangan kuil, mengatakan kepada The Associated Press pada hari Senin bahwa saudara laki-laki wanita berusia 65 tahun itu mengantarnya dari provinsi Phitsanulok untuk dikremasi.

Ia mengatakan mereka mendengar ketukan samar yang datang dari peti mati.

"Saya agak terkejut, jadi saya meminta mereka membuka peti mati, dan semua orang terkejut," ujarnya. "Saya melihatnya membuka matanya sedikit dan mengetuk sisi peti mati. Dia pasti sudah mengetuk cukup lama."

Menurut Pairat, saudara laki-laki wanita itu mengatakan dia telah terbaring di tempat tidur selama sekitar dua tahun dan tidak responsif, tampak berhenti bernapas dua hari yang lalu.

Saudaranya memasukkannya ke dalam peti mati dan menempuh perjalanan sekitar 300 mil ke sebuah rumah sakit di Bangkok, tempat wanita itu sebelumnya menyatakan keinginannya untuk menyumbangkan organ tubuhnya.

Pairat mengatakan rumah sakit menolak menerima jenazah perempuan itu karena saudaranya tidak memiliki surat kematian resmi. Ketika saudaranya datang ke kuil untuk kremasi, ia juga ditolak karena dokumennya hilang.

Manajer kuil mengatakan bahwa saat ia menjelaskan cara mendapatkan surat kematian, mereka mendengar ketukan. Staf kuil segera memeriksanya dan mengirimnya ke rumah sakit terdekat untuk perawatan.

Kepala biara mengatakan kuil akan menanggung biaya pengobatannya, menurut Pairat.

Kasus serupa tentang seseorang yang ditemukan hidup di rumah duka atau kamar mayat telah dilaporkan di masa lalu.

Pada bulan Juni 2024, seorang wanita Nebraska berusia 74 tahun yang dinyatakan meninggal di panti jompo ditemukan bernapas di rumah duka dua jam kemudian.

Pada Januari 2023, seorang perempuan berusia 66 tahun dinyatakan meninggal dunia di sebuah fasilitas perawatan di Iowa setelah seorang petugas mengatakan ia "tidak merasakan denyut nadi" dan perempuan itu tidak bernapas. Setelah dibawa ke rumah duka, perempuan itu terbangun dalam keadaan "terengah-engah". 

Pada tahun yang sama, sebuah rumah duka di New York menemukan seorang wanita berusia 82 tahun masih hidup dan bernapas tak lama setelah ia dinyatakan meninggal di panti jompo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.