Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khofifah Dorong Pembangunan Berbasis Data dan Ilmu Pengetahuan dengan Kolaborasi Riset PTN Jatim Melaju

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 00:01 WIB | Oleh:
Khofifah Dorong Pembangunan Berbasis Data dan Ilmu Pengetahuan dengan Kolaborasi Riset PTN Jatim Melaju Doc: Istimewa
Ket. Nantinya, riset kolaboratif yang dilakukan PTN Jawa Timur ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi aplikatif terhadap berbagai kebijakan di Jatim.

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Riset Kolaborasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Jawa Timur Melaju 2026 dalam Rapat Kerja I Tahun 2026 Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur di UIN Syekh Wasil Kediri, Rabu (15/4).

Gubernur Khofifah berharap kolaborasi antara pemangku kebijakan dengan dunia pendidikan tinggi bisa menghasilkan implementasi maksimal untuk kemajuan Jawa Timur. Terutama dengan menghasilkan pembangunan yang berbasis data dan ilmu pengetahuan.  

"Ini menjadi tantangan besar bagi seluruh civitas akademika, karena sangat penting bagaimana kolaborasi ini untuk bisa menghasilkan riset-riset unggulan untuk Jawa Timur Maju Melaju,” kata Khofifah. 

“Dan kalau Jawa Timur maju melaju, maka sesungguhnya ini memiliki daya dorong yang sangat kuat untuk Indonesia maju melaju," imbuhnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya _applied science_ atau ilmu terapan dalam menjembatani riset perguruan tinggi dengan kebutuhan berbagai sektor, termasuk dunia industri dan dunia usaha. Ini berlaku untuk koneksitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Nantinya, riset kolaboratif yang dilakukan PTN Jawa Timur ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi aplikatif terhadap berbagai kebijakan di Jatim. 

"Kami ini relatif sering silaturahim dengan para pengambil keputusan. Harapannya, hal-hal seperti ini bisa tersampaikan. Membangun tim kolaborasi riset unggulan yang bisa menguatkan peran-peran strategis dari perguruan tinggi menurut saya adalah niat yang sangat mulia," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Nurhasan mengatakan bahwa forum rektor ini menjadi momentum untuk memperkuat peran ilmu pengetahuan dalam pembangunan daerah. 

Ia juga mengatakan, PTN siap mendorong pembangunan berkelanjutan dan transformasi digital serta bergerak sebagai penggerak perubahan.

"Kita sudah mengumpulkan anggaran masing-masing PTN Rp 1 miliar, jadi kita sudah punya anggaran Rp 15 miliar untuk mendukung program-program Perguruan Tinggi Jawa Timur,” tegas Nurhasan.

“Semua persoalan bangsa harus kita petakan _by design_. Oleh karena itu, sinergi antar PTN dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi kunci utama. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, kita harus kolaborasi lintas institusi, lintas disiplin, bahkan lintas sektor," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.