Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aceh Berstatus Tanggap Darurat Bencana, 22 Meninggal dan 20.759 Mengungsi

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 07:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aceh Berstatus Tanggap Darurat Bencana, 22 Meninggal dan 20.759 Mengungsi Doc: ANTARA
Ket. Warga menyaksikan sejumlah rumah rusak tertimbun lumpur dan sampah kayu pascabanjir bandang di Desa Manyang Cut, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie, Aceh, Kamis (27/11/2025).

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem telah menetapkan Aceh berstatus tanggap darurat bencana hidrometeorologi pada Kamis (27/11) setelah dilanda banjir hingga longsor di 16 kabupaten/kota di daerah tersebut.

"Hari ini, saya Gubernur Aceh menetapkan status keadaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh 2025," kata Mualem, di Banda Aceh.

Penetapan status tanggap darurat bencana ini berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 28 November 2025 sampai 11 Desember 2025.

Langkah penetapan status darurat ini diharapkan mempercepat mobilisasi logistik, evakuasi, dan dukungan lintas lembaga untuk menangani bencana yang kini meluas di berbagai daerah Aceh. 

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) pada Kamis hingga pukul 16.00 WIB, bencana hidrometeorologi di Aceh sudah terjadi pada 16 kabupaten/kota, yakni Pidie, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tamiang. Kemudian, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Barat, Subulussalam, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Utara, dan Aceh Selatan.

Sebagian besar kejadian ini dipicu oleh curah hujan tinggi, angin kencang, dan kondisi geologi labil yang berdampak pada banjir, tanah bergerak, serta longsor.

Korban terdampak bencana mencapai 3.817 kepala keluarga (KK) atau 119.988 jiwa. Dari jumlah tersebut, ada 6.998 KK atau 20.759 jiwa diantaranya sudah mengungsi.

Bencana banjir di Aceh hingga hari ini juga telah menelan 22 korban jiwa, yakni di Kabupaten Aceh Tengah 15 orang, Aceh Utara empat orang, Bener Meriah satu orang, Aceh Tenggara dua orang.

Tak hanya itu, dua kabupaten juga dilaporkan terisolir yakni Aceh Tengah dan Bener Meriah. Karena, akses menuju kedua daerah tersebut telah putus total akibat tanah longsor.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyebutkan, kawasan yang tertutup longsor itu, kata dia, ada di daerah Merie Satu Satu, Jamur Ujung berdekatan dengan Bener Meriah. Kemudian, kawasan Gunung Salak menuju Aceh Utara juga tidak bisa dilewati.

Selanjutnya, dari Takengon - Blangkejeren (Gayo Lues) juga terjadi longsor di wilayah Isak Aceh Tengah juga tidak bisa lewat.

Lalu, di Nagaraya, Payekolak, Beutong dan Genting di Nagan Raya. Berikutnya, dari Takengon menuju Kabupaten Pidie di wilayah Rusep dan Pame Aceh Tengah juga terjadi longsor.

"Semuanya tidak bisa lagi dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat. Sehingga Aceh Tengah hari ini betul-betul terkepung akses masuk ke Aceh Tengah," kata Haili Yoga. 

Perbaikan listrik dan telekomunikasi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.