Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Junta Sambut Langkah AS Hapus Perlindungan bagi Warga Negaranya

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sementara itu Menteri Luar Negeri Thailand menyatakan bahwa pemilu Myanmar yang diperintah militer mulai bulan depan, tidak akan bebas dan tidak kredibel.

"Kami menginginkannya bebas dan kredibel, tetapi itu tidak akan terjadi, kami tahu itu," kata Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, pada Selasa malam, seraya menyerukan pembebasan Aung San Suu Kyi, 80 tahun, atas dasar kemanusiaan.

"Sudah waktunya untuk membebaskannya. Dia sudah ditahan terlalu lama. Di usianya, kita tidak tahu kondisi kesehatannya, jadi saya harap mereka segera bertindak," ucap Menlu Sihasak. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
PT Pertamina Hulu Indonesia...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.