Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sidang Dimulai untuk Pria Terdakwa Penabrak Massa di Parade Kemenangan Liverpool

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 09:19 WIB | Oleh:
Sidang Dimulai untuk Pria Terdakwa Penabrak  Massa di Parade Kemenangan Liverpool Doc: AFP
Ket. Ilustrasi tragedi penabrakan massa dalam perayaan gelar juara Liverpool.

LONDON, INGGRIS — Persidangan terhadap seorang pria yang dituduh menabrakkan mobilnya ke kerumunan pada parade kemenangan Liverpool FC pada Mei lalu dimulai Selasa (25/11) waktu setempat, dengan dakwaan yang mencakup puluhan korban luka.

Paul Doyle, 54 tahun, menghadapi 31 dakwaan dan telah menyatakan tidak bersalah. Tuduhan itu mencakup menyebabkan luka berat dengan intent (GBH), melukai dengan sengaja, tindakan kekerasan (affray), serta mengemudi berbahaya.

Sidang juri yang dimulai Selasa diperkirakan berlangsung tiga hingga empat pekan.

Doyle, yang berasal dari pinggiran kota Liverpool, dituduh menabrak kerumunan saat para penggemar meninggalkan parade pada tanggal 26 Mei, sehari setelah Liverpool meraih gelar Liga Inggris ke-20, menyamai rekor nasional.

Pada hari itu, para pemain Liverpool memamerkan trofi di sepanjang kawasan tepi laut kota di hadapan ratusan ribu pendukung. Beberapa ruas jalan ditutup untuk memberi ruang bagi parade.

Dalam sidang perdana di Pengadilan Magistrat Liverpool pada tanggal 30 Mei, jaksa menuduh bahwa Doyle “menggunakan kendaraannya secara sengaja sebagai senjata” dan “mengemudi langsung ke arah orang-orang”.

Doyle tampak emosional dan sempat menyeka air mata saat berada di kursi terdakwa.

Polisi Merseyside menegaskan bahwa insiden tersebut tidak terkait terorisme. Namun, motif di balik peristiwa itu masih belum jelas.

Menurut kepolisian, sebanyak 134 orang, termasuk bayi, anak-anak, dan dewasa, mengalami luka ketika Doyle, yang dilaporkan sebagai mantan Marinir Kerajaan Inggris, diduga mengarahkan mobil Ford Galaxy Titanium miliknya ke kerumunan di pusat kota Liverpool.

Tidak ada korban jiwa, tetapi 50 orang harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Informasi awal menyebut Doyle mengikuti sebuah ambulans yang melaju di Water Street, jalan yang telah ditutup untuk parade, setelah polisi membuka akses untuk keadaan darurat medis.

Empat orang, termasuk satu anak, dilaporkan terjebak di bawah kendaraan sebelum petugas pemadam kebakaran mengangkat mobil untuk mengevakuasi mereka.

Dakwaan kriminal terkait 29 korban, termasuk sedikitnya enam anak. Korban termuda berusia enam bulan saat kejadian. Beberapa saksi dilaporkan akan memberikan kesaksian dari balik layar pelindung.

Doyle, seorang ayah tiga anak, telah ditahan sejak penangkapannya setelah peristiwa yang mengubah hari kemenangan menjadi tragedi kacau balau. Awalnya ia didakwa atas tujuh pelanggaran, namun 24 dakwaan tambahan ditambahkan pada Agustus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.