Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Subang Geber! Sentra Bioflok Terbesar Siap Ubah Peta Budi Daya Ikan Nasional

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 17:57 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Terima kasih karena selain membangun pemberdayaan ikan, juga menghadirkan teknologi. Polanya bukan pola biasa yang dilakukan masyarakat. Bioflok seperti ini baru dan bahkan menjadi yang terbesar di Kabupaten Subang," katanya.

Manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dari keberadaan Kampung Ikan Damandiri, salah satunya menjadi kawasan edu-wisata bagi masyarakat.

"Tempat ini diharapkan memberikan multiple effect bagi masyarakat, menjadi edu-wisata untuk belajar menanam ikan dengan bioflok dan teknologi," katanya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Kampung Ikan Damandiri juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan bahan baku ikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Subang.

“Dapur-dapur MBG membutuhkan pasokan protein, salah satunya ikan, sehingga pasar dan rantai pasoknya sudah jelas dan pasti," katanya lagi.

Wakil Bupati menekankan pentingnya integrasi pengembangan perikanan lokal sehingga kebutuhan protein masyarakat Kabupaten Subang dapat terpenuhi melalui kemandirian pangan lokal.

Budidaya ikan dengan teknologi bioflok merupakan sistem budidaya ikan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah limbah menjadi gumpalan kecil (flok) yang kaya protein untuk pakan tambahan ikan. Beberapa contoh bahan yang bisa digunakan adalah air kelapa, molase (tetes tebu), probiotik, garam, dedak, dan ragi.

Sistem ini lebih efisien dalam penggunaan pakan, meningkatkan produktivitas dan kesehatan ikan, serta mengurangi limbah, menjadikannya alternatif budi daya yang berkelanjutan.

Cara kerja bioflok, diawali dengan pembentukan flok berupa limbah organik seperti sisa pakan dan feses ikan diolah oleh bakteri dan mikroorganisme lain menjadi gumpalan kecil yang disebut flok. Flok ini menjadi sumber makanan alami dan kaya protein bagi ikan, sehingga mengurangi ketergantungan pada pakan komersial.

Sistem ini secara efektif mengubah senyawa beracun seperti nitrogen menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti protein dalam flok.

Agar proses ini berjalan optimal, dibutuhkan aerator yang terus menyala untuk menyediakan oksigen bagi mikroorganisme dan ikan, terutama pada sistem tebar padat.

Keuntungan sistem bioflok efisiensi pakan yang dapat Menghemat biaya pakan karena ikan mendapatkan sebagian nutrisi dari flok. Peningkatan produktivitas: Menghasilkan ikan dengan bobot lebih berat dan masa panen lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Limbah diolah menjadi sesuatu yang berguna, menjaga kualitas air dan mengurangi risiko pencemaran.

Data 2022 menunjukkan bahwa total produksi ikan laut dari Subang sekitar 105 ton, ikan air tawar 65 ton, dan air payau 41 ton. Konsumsi ikan di Subang mencapai 45kg per kapita pada tahun 2022. Subang dikenal pula sebagai sentra utama produksi ikan budi daya di Jawa Barat, terutama ikan nila dan mas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Potongan 8% kaga ada bedanya, malah makin parah ...
    Pak presiden yg terhormat tolong cek ricek hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...

The Brink of War: Teror Psikologis Menjelang Kiamat Nuklir Dunia

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
The Brink of War: Teror Psi...
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.