Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Subang Geber! Sentra Bioflok Terbesar Siap Ubah Peta Budi Daya Ikan Nasional

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 17:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Subang Geber! Sentra Bioflok Terbesar Siap Ubah Peta Budi Daya Ikan Nasional Doc: ANTARA/ HO-Diskominfo Subang
Ket. Kampung Ikan Damandiri di Desa Tanjungwangi, Cijambe, Subang, Jawa Barat, tempat budi daya ikan tawar dengan teknologi bioflok, menjadi yang terbesar di kabupaten tersebut.

SUBANG – Budi daya ikan air tawar dengan teknologi bioflok menjadi solusi efisien untuk meningkatkan produktivitas perikanan sekaligus menekan biaya pakan.

Sistem ini memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah limbah organik menjadi sumber nutrisi tambahan bagi ikan, sehingga kualitas air tetap stabil dan kepadatan tebar dapat ditingkatkan tanpa menambah risiko penyakit.

Dari sisi ekonomi, bioflok memungkinkan petani memperoleh hasil panen lebih cepat dan lebih banyak, sementara konsumsi pakan bisa ditekan hingga puluhan persen, menjadikannya sistem yang sangat kompetitif bagi skala kecil maupun besar.

Selain itu, teknologi ini mendukung prinsip keberlanjutan karena mengurangi kebutuhan air dan meminimalkan pencemaran lingkungan.

Dengan efisiensi, produktivitas, dan aspek ramah lingkungan yang lebih baik, bioflok menjadi opsi strategis untuk mendorong modernisasi sektor budi daya ikan air tawar di Indonesia.

Kabupaten Subang, Jawa Barat, memiliki kawasan budi daya ikan air tawar dengan teknologi bioflok terbesar di kabupaten ini, sehingga dapat meningkatkan produksi ikan bagi konsumsi masyarakat.

Diskominfo Kabupaten Subang, Minggu (23/11), menyampaikan bahwa kawasan budi daya ikan dengan teknologi bioflok itu adalah Kampung Ikan Damandiri yang terletak di Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang.

Wakil Bupati Subang H Agus Masykur Rosyadi telah meresmikan pengoperasian Kampung Ikan Damandiri ini pada pekan ini.

Kampung Ikan Damandiri merupakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis perikanan yang digagas oleh Yayasan Damandiri.

Kawasan ini dirancang sebagai sentra perikanan terpadu yang mengintegrasikan teknologi budi daya, pengolahan hasil ikan, serta edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk perikanan masyarakat pedesaan. Kampung ikan Damandiri memiliki puluhan kolam ikan bioflok dengan masing-masing memiliki diameter lebih dari lima meter.

Ketua Yayasan Damandiri, Letjen TNI (Purn) Sugiono, dalam sambutannya menegaskan bahwa Kabupaten Subang memiliki potensi besar dalam bidang perikanan.

"Subang memiliki potensi perikanan luar biasa. Dari mata air yang tersedia, masyarakat yang menyukai ikan, hingga potensi pasar yang sangat besar. Karena itu, kami membentuk Kampung Ikan di Kabupaten Subang," ujar Sugiono yang mantan Sekjen Kementerian Pertahanan tersebut.

Sugiono menambahkan bahwa kualitas produk perikanan dapat meningkat signifikan apabila pola budi daya dilakukan dengan tepat.

Wakil Bupati Subang mengapresiasi inisiatif Yayasan Damandiri yang tidak hanya melakukan pemberdayaan ikan, tetapi juga menggunakan teknologi modern melalui sistem bioflok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Potongan 8% kaga ada bedanya, malah makin parah ...
    Pak presiden yg terhormat tolong cek ricek hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Rona
The Brink of War: Teror Psi...
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.