Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Hanya Jual Versi F-35 Standar ke Arab Saudi untuk Pertahankan Dominasi Udara Israel

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 23:05 WIB | Oleh:

Namun, risikonya masih ada.

Amerika Serikat prihatin tentang potensi mata-mata Tiongkok mengingat kerja sama Saudi-Beijing dan adopsi luas teknologi Huawei 5G di pemerintah Saudi.

Hal ini menyebabkan pembatasan ketat pada akses ke staf China di setiap pangkalan F-35 Saudi di masa depan.

Secara regional, pembelian Saudi dapat mendorong Qatar, UEA dan Mesir untuk menuntut kemampuan generasi kelima yang setara, tetapi kebijakan QME memberi Israel secara de facto kekuatan untuk mengendalikan tuntutan tersebut.

Dari sudut pandang industri, Visi 2030 Arab Saudi ingin memindahkan beberapa pemeliharaan ke negara itu, tetapi tidak ada kedaulatan penuh yang dapat dicapai tanpa akses ke kode sumber.

Tetapi Saudi memiliki potensi untuk menjadi pusat pemeliharaan regional bagi mitra Teluk yang mengoperasikan platform AS, meningkatkan pengaruh industri pertahanan negara itu.

Tetapi hierarki teknologi yang diberlakukan oleh QME memastikan bahwa Israel akan terus mengoperasikan ekosistem F-35 yang jauh lebih terintegrasi, otonom dan penuh perhatian, lebih terintegrasi, otonom dan tangguh daripada tetangga regional.

Masa Depan Kekuatan Udara Saudi dalam Bayang-Bayang QME

F-35 Arab Saudi adalah salah satu pencapaian militer paling bersejarah bagi kerajaan, mendorong RSAF ke kelompok eksklusif operator pesawat generasi kelima dan meningkatkan pencegahan jaringan rudal, drone, dan proksi Iran.

Tetapi perjanjian itu tetap terbatas pada komitmen kuat Amerika Serikat terhadap Kualitatif Militer Israel, memastikan bahwa F-35A Saudi – meskipun ada keterjangkauan yang tinggi – tidak akan mencapai tingkat otonomi, modifikasi dan kekuatan strategis Adir Israel.

“Ketika pengiriman dimulai dalam beberapa tahun ke depan, ujian sebenarnya adalah bagaimana Riyadh mengintegrasikan aset-aset ini ke dalam doktrin mereka, dalam bayangan estetika teknologi dan pergolakan geopolitik saat ini.”

Arab Saudi telah memperoleh kemampuan siluman, serangan yang tepat dan ISR modern, tetapi tanpa kebebasan strategis yang dinikmati Israel.

Israel tetap menjadi angkatan udara yang unggul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.