Trump akan Memberi Varian Jet F-35 yang Setara dengan Israel, Mengapa Arab Saudi Begitu Menginginkannya?
📅 Kamis, 20 Nov 2025, 05:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
WASHINGTON DC - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman sedang mengunjungi Amerika Serikat, di mana ia bertemu Presiden Donald Trump di Gedung Putih.
Dari Al Jazeera, perjalanan tersebut – yang pertama bagi putra mahkota sejak 2018 – merupakan tanda hubungan yang kuat antara Arab Saudi dan pemerintahan Trump.
Buktinya adalah rencana penjualan hingga 48 jet tempur F-35 ke Arab Saudi, sesuatu yang telah diupayakan kerajaan tersebut selama bertahun-tahun, namun ditolak oleh pemerintahan AS sebelumnya – sebagian karena penentangan dari Israel.
Jadi, mengapa Arab Saudi begitu bersemangat membeli F-35? Dan mengapa AS mengubah pendiriannya terkait penjualan tersebut? Berikut yang perlu diketahui.
Apa itu F-35?
Sebaiknya Anda baca juga:
F-35 merujuk pada keluarga pesawat tempur siluman yang diproduksi oleh perusahaan kedirgantaraan AS, Lockheed Martin. Situs web resminya menyebut F35 Lightning II – nama lengkap pesawat tersebut – sebagai "Jet Tempur Tercanggih di Dunia".
Sebagai pesawat tempur siluman, pesawat ini dirancang untuk menghindari deteksi radar dan teknologi lainnya. Pesawat ini kemudian dapat menggunakan kemampuan serangnya untuk menyerang pertahanan dan jet tempur musuh sebelum mereka lepas landas, sehingga menciptakan superioritas udara dalam konflik apa pun jika berhasil.
Beberapa negara bermitra dengan AS dalam hal produksi F-35, termasuk Australia, Kanada, Italia, Denmark, Belanda, Norwegia, dan Inggris. Mereka memproduksi komponen-komponen tertentu dari jet tempur tersebut atau memiliki fasilitas perakitan yang akan digunakan oleh pemerintah mereka sendiri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apa saja jenis-jenis F-35?
F-35A adalah varian yang paling umum, dimiliki oleh sebagian besar negara. Pesawat ini dapat lepas landas dan mendarat di landasan pacu biasa. Persenjataan dan bahan bakar F-35A berada di dalam badan pesawat, untuk menjaga kemampuan silumannya.
F-35I "Adir" adalah F-35A modifikasi milik Israel. Pesawat ini dilengkapi teknologi yang dikembangkan Israel untuk meningkatkan kemampuan silumannya, termasuk sistem pengacau dan umpan. Pesawat ini juga telah dimodifikasi dengan tangki bahan bakar eksternal agar dapat terbang dalam misi yang lebih lama tanpa perlu mengisi ulang bahan bakar. Israel telah mendapatkan izin dari AS untuk memodifikasi sistem operasi utama jet tersebut agar memungkinkan pemasangan senjata lokal Israel.
F35-B digunakan oleh Italia, Jepang, Singapura, Inggris, dan AS. Pesawat ini mampu mendarat seperti helikopter dan lepas landas dengan persiapan yang sangat singkat, menjadikannya pilihan yang baik untuk beroperasi di landasan pacu yang sangat pendek. Meskipun sedikit lebih kecil daripada F35-A, pesawat ini lebih berat dan memiliki kapasitas bahan bakar serta persenjataan yang lebih sedikit.
F35-C adalah pesawat supersonik Angkatan Laut AS yang digunakan untuk operasi siluman jarak jauh. Pesawat ini dirancang khusus untuk digunakan di kapal induk.
Mengapa petarung ini istimewa?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!