Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Mulai Sosialisasi Lahan Calon TPU

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Mulai Sosialisasi Lahan Calon TPU Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar
Ket. Lahan milik Pemprov DKI Jakarta di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, yang bakal dijadikan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

JAKARTA - Kegelisahan warga Jakarta Barat tentang minimnya tempat pemakaman umum (TPU) segera mulai terjawab. Pemprov Jakarta sudah menemukan 65 hektare untuk calon TPU. Untuk itu, Pemerintah Kota Jakarta Barat mulai sosialisasi kepada warga Kamal dan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, terkait adanya lahan seluas 65 hektare yang hendak dijadikan TPU.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setko Jakarta Barat, Imron Sjahrin, menyebutkan, sosialisasi itu tahap yang dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Gubernur Jakarta Pramono Anung terkait keterbatasan lahan TPU di Jakarta Barat. “Sosialisasi ini dilatarbelakangi semakin berkurangnya lahan untuk pemakaman di Jakarta, khususnya di wilayah Jakarta Barat,” kata Imron di Jakarta.

Menurut dia, masyarakat khususnya yang menduduki lahan aset Pemerintah Daerah Jakarta perlu tahu bahwa lahan yang mereka tempati akan dialihfungsikan untuk pemakaman. Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat, Dirja Kusuma menuturkan bahwa sosialisasi dilakukan secara bertahap.

Dua hari lalu sosialisasi di Kelurahan Kamal. Sedangkan di Kelurahan Pegadungan akan dilakukan, kemarin, Selasa (18/11). “Agendanya sama, mengembalikan fungsi lahan milik Pemprov Jakarta sesuai dengan fungsinya,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menyiapkan dua lokasi aset lahan seluas 65 hektare di wilayah Kamal dan Pegadungan, Kalideres, untuk menjadi TPU. “Kita ketahui ini lahan aset kita. Kira-kira seluas 65 hektare yang belum kita manfaatkan. Kita amankan, dirapikan keseluruhannya. Nanti untuk makam,” ujar Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim

Hal itu disampaikan saat melakukan peninjauan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta di RW 07 Kamal, Kalideres, Selasa. Firman mengatakan, penataan dua lahan itu akan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat, lantaran di dalamnya berdiri ratusan bangunan semi permanen.

“Pelaksanaannya selama sebulan. Nanti ada sosialisasi, setelah itu baru kita aksi. Semoga kita tak perlu membongkar, kalau nanti masyarakat sendiri yang membongkarnya,” kata Firman. Ia minta kepada lurah dan camat untuk melakukan tahapan sosialisasi dan pendataan warga yang tinggal di lahan aset milik Pemprov Jakarta.

Lurah Kamal, Edi Sukarya mengatakan, pihaknya akan menyosialisasikannya sekaligus pendataan warga yang tinggal di lahan aset milik Pemprov Jakarta. Lahan aset Pemprov Jakarta ini berada di wilayah RW 07, Kelurahan Kamal. Di dalamnya terdapat sekitar 104 penghuni.

“Meski begitu kami, akan melakukan sosialisasi terkait rencana pemerintah mengembalikan fungsi lahan untuk pemakaman,” katanya. Selain di wilayah Kamal, Pemerintah Provinsi (Pemkot) Jakarta Barat juga meninjau aset lahan milik Pemprov Jakarta seluas 32 hektare di lingkungan RW 04, 05 dan 08, Kelurahan Pegadungan.

Lurah Pegadungan, Anugerah Sholiha Susilo mengatakan, lahan itu dimanfaatkan warga untuk Kelompok Tani Hisbul Waton. “Kalau di wilayah Pegadungan, dipakai buat areal pertanian, luasnya kurang lebih 32 hektare,” ujar Anugerah. Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pengembalian fungsi lahan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.