Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Donald Trump Bela Putra Mahkota Saudi yang 'Tidak Tahu Apa-apa' Tentang Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 05:07 WIB | Oleh:

"Yang terpenting adalah lapangan kerja, banyak lapangan kerja, jadi saya ingin mengucapkan terima kasih," kata Trump. "Kita sudah berteman baik sejak lama. Kita selalu sependapat dalam setiap isu."

Ia menambahkan: "Saya hanya ingin mengatakan, suatu kehormatan menjadi teman Anda. Dan merupakan suatu kehormatan juga bahwa Anda ada di sini."

Gedung Putih Trump juga berupaya membuat kesepakatan dengan Riyadh yang coba dicapai oleh pemerintahan Joe Biden tetapi gagal: kerja sama nuklir dan keamanan dengan AS sebagai imbalan bagi Arab Saudi yang bergabung dengan Abraham Accords dengan perjanjian normalisasi dengan Israel.

Namun, serangan Hamas terhadap Israel pada Oktober 2023 yang diikuti oleh pemboman Israel selama dua tahun di Gaza, yang mengakibatkan lebih dari 70.000 warga Palestina terbunuh, telah memperumit prospek kesepakatan semacam itu.

"Setelah 7 Oktober, saya rasa harga yang harus dibayar Saudi untuk bergabung dalam normalisasi hubungan dengan Israel sudah sangat tinggi," ujar mantan negosiator Timur Tengah AS, Aaron David Mille.

"Kami ingin menjadi bagian dari Perjanjian Abraham, tetapi kami juga ingin memastikan bahwa kami mengamankan jalur yang jelas menuju solusi dua negara," kata Pangeran Mohammed pada hari Selasa. "Dan hari ini kami berdiskusi secara sehat dengan Bapak Presiden bahwa kami akan mengupayakan hal itu untuk memastikan Anda dapat mempersiapkan diri menghadapi situasi yang tepat sesegera mungkin."

Trump setuju, dengan mengatakan: "Kita telah berdiskusi dengan sangat baik tentang Perjanjian Abraham. Kita membahas tentang satu negara, dua negara.

"Kita membahas banyak hal dalam waktu singkat. Kita akan membahasnya lebih lanjut," tambah Trump. "Tapi saya rasa Anda punya firasat yang sangat baik tentang Perjanjian Abraham."

Kunjungan ini juga kontroversial karena kaburnya batas antara kepentingan bisnis pribadi keluarga Trump di Teluk. Presiden membantah adanya konflik kepentingan, mengklaim ia telah melepaskan kendali atas kerajaan bisnisnya.

"Saya tidak ada hubungannya dengan bisnis keluarga. Saya sudah keluar dan mencurahkan 100 persen energi saya [untuk kepresidenan]," ujarnya, seraya menambahkan: "Apa yang dilakukan keluarga saya baik-baik saja. Mereka berbisnis di mana-mana. Sebenarnya, mereka hanya melakukan sedikit hal dengan Arab Saudi. Saya yakin mereka bisa melakukan banyak hal. Dan semua yang telah mereka lakukan sangat baik."

Ketika Trump menjabat untuk kedua kalinya, Trump Organization mengumumkan bahwa ia akan mundur dari manajemen bisnis sehari-hari dan aset-asetnya akan ditempatkan dalam sebuah perwalian yang dikelola oleh anak-anaknya. Para kritikus mengatakan bahwa presiden harus sepenuhnya melepaskan diri dari bisnis tersebut atau menempatkan asetnya dalam sebuah perwalian buta. Selama masa jabatan keduanya, bisnis keluarga Trump telah memasuki negosiasi ekstensif mengenai investasi bernilai miliaran dolar di Arab Saudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.