Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Menuju Pusat Inovasi Obat Herbal Modern Dunia

📅 Senin, 03 Nov 2025, 20:03 WIB | Oleh:

Ekosistem Herbal Terintegrasi Jadi Contoh

Pembentukan standarisasi global ini menjadi fokus utama WHO-IRCH dengan membentuk farmakope dari berbagai negara, termasuk Indonesia, menjadi farmakope internasional acuan dunia dalam memproduksi produk herbal. Dengan adanya standarisasi dan jaringan internasional yang kuat melalui Traditional Medicine Strategy, negara-negara bisa mengenalkan produk herbalnya secara global.

Agenda penyusunan ini sudah dilakukan sejak 2024 dan di tahun 2025 ini, Indonesia menjadi tuan rumah Pertemuan Tahunan WHO–International Regulatory Cooperation for Herbal Medicines (IRCH) ke-16. Indonesia dapat memamerkan kemajuan riset dan industri yang telah memiliki ekosistem herbal terintegrasi berstandar tinggi, terutama jahe merah sebagai ikon Indonesia yang dengan giat dikembangkan oleh PT Bintang Toedjoe.

Dr. Inggrid pun menunjukkan signifikansi kunjungan ini. “Kedatangan WHO-IRCH ke Indonesia diisi oleh workshop dan kunjungan ke industri-industri terpilih yang sudah memanfaatkan jahe merah  yang jadi herba asli Indonesia sebagai benchmark dan percontohan untuk masukan dalam pembuatan farmakope herbal internasional.”

Kunjungan WHO-IRCH ke PT Bintang Toedjoe ini adalah bentuk apresiasi dalam komitmen industri mengembangkan obat herbal modern. Melalui produk herbal andalannya seperti Bejo Jahe Merah dan Komix Herbal, PT Bintang Toedjoe berkomitmen untuk memproduksi produk yang sesuai dengan standar nasional maupun internasional. Seluruh fasilitas produksi telah tersertifikasi CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) oleh BPOM, serta ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001.

Ketika dijumpai oleh rekan media dalam sela-sela kunjungan ini, Fanny Kurniati, Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe berkomentar, pihaknya sangat bangga Indonesia memiliki jahe merah sebagai warisan budaya yang banyak manfaat dan khasiat. Jahe merah yang digunakan untuk Bejo Jahe Merah sudah teruji paling aman untuk tingkatkan kekebalan tubuh.

“Ditambah, khasiat anti-inflamasinya juga kami manfaatkan di Komix Herbal. Dimulai dari kebun-kebun binaan kami sampai pabrik dan lab riset berteknologi tinggi, semangat From Nature to Science selalu melandasi tiap proses produksi hingga ke tangan konsumen,” ungkapnya.

Kunjungan monumental yang merupakan penutup dari rangkaian acara pertemuan tahunan WHO–IRCH ini diharapkan memperkuat peran Indonesia sebagai salah satu pusat riset dan produksi obat herbal berstandar internasional.

Keanekaragaman hayati yang melimpah, pengetahuan lokal yang mendarah daging, dan kemajuan sains di Indonesia menandakan Indonesia sudah siap untuk jadi pusat pengembangan obat herbal dunia. Kunjungan WHO-ICRS menodorong semua pihak untuk membawa pengetahuan lokal ke tingkat global.

“Kunjungan oleh WHO-IRCH ini menjadi kehormatan besar dan mendorong kami untuk terus membawa pengetahuan lokal yang didasari sains bisa mencapai masyarakat global, dimulai dengan jahe merah,” lanjut Fanny Kurniati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

11 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

12 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
WTP Kesembilan Kali untuk P...

Kabar Gembira bagi Warga, Jembatan Senen Kembali Beroperasi

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...

Ribuan Lowongan Kerja Terbuka di Jakarta

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Lowongan Kerja Terbu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.