Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Musprovlub Forki Jakarta  'Deadlock'! Berselisih Pendapat Terkait Pemegang dan Pemilik Mandat Suara Sah

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 20:29 WIB | Oleh:
Musprovlub Forki Jakarta  'Deadlock'! Berselisih Pendapat Terkait Pemegang dan Pemilik Mandat Suara Sah Doc: istimewa

JAKARTA - Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Federasi Karate -Do Indonesia  (Forki) DKI Jakarta "Deadlock" (jalan buntu-red) akibat peserta berselisih paham terkait pemberian dan pemegang mandat yang sah untuk memilih Ketua Forki DKI masa bakti 2025- 2029, Sabtu (1/11/2025) malam, di Gedung KONI Jakarta.

"Tidak ketemu jalan keluar  terkait pemegang mandat suara dari dua kubu peserta, itu alasan Musprovlub Forki Deadlock. Intinya hari ini kita keluarga besar Forki DK Jakarta melaksanakan Musprovlub. Calon ketua ada dua, pihak kami mengusung Mayjen TNI Herianto Syaputra dan pihak satunya memajukan Kajati Jakarta Patris Yusrian Jaya," kata Kusdi. 

Dijelaskan Kusdi, setelah menjalani proses hingga larut malam Stering Comitte (SC) yang diketuai Bonita tidak ada keputusan tegas terkait mandat yang sah untuk suara memilih ketua. Ada keberpihakan atau tidak netral dari SC, sehingga Musprovlub Forki DKI Jakarta menemui jalan buntu alias deadlock.

"Ada silang pendapat terkait surat mandat yang sah, dan SC tidak dapat tegas mengambil keputusan," ucap Kusdi.

Ia mengatakan pihaknya keberatan carateker koq mengeluarkan surat mandat untuk Perguruan Kala Hitam. Juga kita keberatan Jakarta Selatan yang pada Oktober masa jabatan habis, mereka perpanjang  untuk bisa hafir sebagai peserta di Musprovlub ini. Juga pengurusan dadakan diterbitkan untuk Perguruan Black Panther yang 10 tahun tak berkegiatan dan tidak terdaftar dojonya ada dimana, tapi mereka mengantongi mandat  suara di Musprovlub ini.

"Ini kan gak benar dan nggak bagus untuk cabor karate yang kstaria dengan mengedepankan nilai-nilai kejujuran di atas segalanya. Kasihan juga pak Kajati Jakarta diseret-seret oleh oknum pengurus yang ingin bertahan berkuasa tapi dengan cara-cara yang tidak benar alias menghalalkan segala cara," sambungnya.

Kusdi yang juga tim pemenangan Herianto mengatakan calon yang diusungnya punya program jelas dan transparan untuk memajukan prestasi karate Jakarta. Ada empat program Herianto yakni: program kerja jelas, manajemen terbuka dsn bisa diakses, kepengurusan "pelangi" merangkul semua perguruan serta menjadikan nomenklatur bantuan kepada KONI untuk kesekretariatan pengurus kota.

 "Kami akhirnya berembuk dan sepakat jika hingga larut dan tidak  ada keputusan, ya dengan berat hati Musprovlub Forki Jakarta diputuskan Deadlock hingga harus ditunda. Dan nantinya PB Forki yang akan ambil alih sebagai pelaksana Musprovlub," jelas Kusdi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

Portugal Tembus Lima Besar Ranking FIFA

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Portugal Tembus Lima Besar ...
Olahraga
Djokovic Dukung Keputusan S...
Olahraga
NBA dan FIBA Tetap Berkomit...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.