Memprihatinkan! BNN Ungkap Pelajar Indonesia yang Terjerumus Narkoba Capai 323 Ribu Jiwa
📅 Selasa, 28 Okt 2025, 14:12 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Saadatuddaraen
TANGERANG - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, Kombes Pol Vivick Tjangkung, membeberkan 323 ribu pelajar se-Indonesia terjerumus narkoba. Oleh sebab itu, kondisi dan situasi yang masuk dalam kategori rawan atau darurat.
"Ini tentunya warning untuk wilayah kami dan kami akan berusaha keras semaksimal mungkin. Dengan kondisi dan situasi yang masuk dalam kategori rawan, bisa kita pulihkan terutama pemahaman kaum muda tentang permasalahan narkoba," ujar Vivick, Selasa (28/10).
Vivick mengatakan BNN Kota Tanggerang bersama Kemenag dan juga Dinas Pendidikan serta Kesbangpol melaksanakan penanda tanganan integrasi kurikulum anti-narkoba (IKAN). Kemudian, Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Digital.
"Kami mengguangkan komitmen seluruh kepala sekolah yang ada di Kota Tanggerang dari tingkat PAUD, TK, SD, sampai dengan SLTP maupun Madrasah. Kami bersama-sama bergandeng tangan bersama seluruh masyarakat khususnya dunia pendidikan untuk bergerak aktif dalam masuk di kurikulum pendidikan," ucap dia.
Dia berharap dari dunia pendidikan terutama Kepala Dinas Pendidikan dan Kemenag turut andil. Mereka fokus melaksanakan program ini secara merata di pendidikan PAUD hingga SLTP se-Kota Tangerang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita berharap ini bisa menjadi pintu masuk untuk seluruh kaum muda bergerak aktif melakukan kegiatan positif tanpa narkoba. Dan jadikan generasi perubahan untuk membangun Indonesia," ujar dia.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mendukung langkah BNN. Pihaknya segera melakukan sosialisasi kepada pihak sekolah.
"Sosialisasi ini tetap terus kita lakukan dan kita jadikan sebagai bimbingan teknis seluruh jaringan pendidikan. Bahkan juga masyarakat terbuka untuk ikut serta dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba," kata Jamaluddin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jamaluddin mengaku terdapat 620 sekolah yang tekah dilakukan kegiatan sosialisasi. Sementara untuk targetnya adalah 1.000 sekolah. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!